Pigora News Jatim

Wagub Emil Tinjau Asrama Atlet PBSI Jatim Usai Membuka Gubernur Cup 2025

Surabaya- Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, melakukan peninjauan ke Asrama Atlet PBSI Jawa Timur pada Senin, 24 November 2025. Kunjungan ini dilakukan sesaat setelah dirinya membuka Turnamen Gubernur Cup 2025 yang digelar di GOR Sudirman Surabaya. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jatim dalam mendukung pembinaan atlet bulutangkis di bawah naungan PBSI Jawa Timur. Ketua PBSI Jawa Timur, Tonny Wahyudi, menyampaikan bahwa pembangunan Asrama Pelatprov Jatim ini dapat terwujud berkat dukungan Pemprov Jawa Timur, khususnya Gubernur dan Wakil Gubernur melalui Dispora Jatim. Tonny menjelaskan bahwa asrama yang berada di area belakang GOR Sudirman itu mampu menampung hampir 50 atlet serta 10 pelatih yang didatangkan dari Pelatnas PBSI Indonesia. Fasilitas pendukung pun disiapkan dengan lengkap, mulai dari ruang fitness, ruang pendinginan untuk pemulihan atlet, hingga ruang teknik untuk menunjang latihan harian para pemain. “Asrama Pelatprov ini kami buat untuk menampung para calon atlet unggulan dari seluruh Jawa Timur. Jadi mereka tidak perlu jauh-jauh keluar daerah. Kami juga menyiapkan dukungan berupa asrama dan beasiswa agar mereka bisa terus mengejar cita-citanya menjadi atlet nasional bahkan internasional,” ujarnya. Tonny menegaskan bahwa para pengurus PBSI Jatim berkomitmen memajukan pembinaan bulutangkis di Jawa Timur dengan menyediakan fasilitas terbaik bagi atlet. Ia berharap kehadiran asrama baru ini dapat memperkuat jalur pembinaan prestasi sejak dini hingga ke tingkat profesional.

Wagub Emil Dardak Resmi Membuka Kejuaraan Bulu Tangkis Gubernur Cup Jawa Timur 2025

Surabaya- Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, secara resmi membuka Kejuaraan Bulu Tangkis Gubernur Cup Jawa Timur 2025 yang digelar pada 24–30 November di GOR Sudirman dan GOR Suryanaga Surabaya. Ajang ini memperebutkan total hadiah Rp300 juta dan untuk pertama kalinya mendapatkan pengakuan sebagai turnamen dengan ranking point nasional. Dalam sambutannya, Wagub Emil menyampaikan bahwa kejuaraan ini telah memasuki tahun keempat penyelenggaraan sejak pertama kali digagas pada masa kepemimpinan Ketua PBSI Jawa Timur Tonny Wahyudi bersama Pemprov Jatim “Alhamdulillah, tahun ini Gubernur Cup resmi mendapatkan poin nasional. Ini kemajuan luar biasa karena atlet-atlet Jawa Timur tidak perlu jauh-jauh untuk mengikuti kompetisi berlevel nasional,” ujar Emil. Menurutnya, keberadaan turnamen berstatus poin nasional ini sekaligus menjadi magnet bagi atlet-atlet dari berbagai daerah untuk berdomisili dan berkarier di Jawa Timur. Hal ini menjadi bukti ekosistem pembinaan olahraga di Jatim terus berkembang dengan dukungan kolaboratif antara pemerintah, pengurus cabang olahraga, masyarakat, hingga dunia usaha. Emil juga menyoroti pentingnya pembinaan sejak usia dini. Ia mencontohkan adanya peserta berusia 7 tahun yang sudah menunjukkan potensi. “Memang harus dimulai sejak usia sangat muda kalau ingin prestasi maksimal,” tambahnya. Terkait sarana dan prasarana, Emil menegaskan bahwa peningkatan fasilitas olahraga tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus dikerjakan secara berkelanjutan. Ia mengapresiasi berbagai perbaikan yang telah dilakukan, termasuk peningkatan fasilitas asrama atlet.“Empat tahun lalu belum sebagus ini. Ini bukti kolaborasi PBSI Jatim dan Dispora yang terus memperbaiki sarpras,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua PBSI Jawa Timur Tonny Wahyudi menjelaskan bahwa tahun ini Gubernur Cup diikuti oleh 1.183 atlet dari seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu turnamen dengan peserta terbanyak. “Antusiasmenya luar biasa. Banyak atlet datang karena ini adalah turnamen poin nasional pertama yang digelar di Jawa Timur, bahkan menjadi Piala Gubernur pertama yang memiliki status poin nasional di Indonesia,” jelas Tonny. Ke depan, PBSI Jatim menargetkan adanya kuota 30 persen bagi atlet luar negeri untuk menambah tantangan dan pengalaman bertanding atlet-atlet nasional.“Poin nasional sangat penting karena menjadi dasar bagi atlet untuk mengikuti kejurnas maupun seleknas,” tandasnya. Yudi menyampaikan dengan penyelenggaraan berskala nasional dan antusiasme yang tinggi, Gubernur Cup Jawa Timur 2025 diharapkan mampu menjadi wadah pembibitan atlet berprestasi serta memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat kekuatan bulu tangkis Indonesia.