Pigora News Jatim

Anggota DPRD Jatim Dapil X Suwandy Apresiasi Dukungan Pemprov Jatim untuk Mojokerto, Optimistis Pembangunan Makin Maju

Mojokerto- Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi NasDem dari Daerah Pemilihan (Dapil) X, Suwandy F., mengapresiasi berbagai program dan bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk Kabupaten Mojokerto. Ia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas komitmen dan dukungan yang telah diberikan demi mewujudkan Mojokerto yang maju, adil, dan makmur di bawah kepemimpinan Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra (Gus Barra), bersama Wakil Bupati dr M. Rizal Octavian. “Alhamdulillah, terima kasih banyak untuk program-program yang diberikan kepada Kabupaten Mojokerto. Ini merupakan komitmen bersama untuk mewujudkan Mojokerto maju, adil, dan makmur,” ujarnya. Suwandy menegaskan, dukungan terhadap program Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia yang juga pernah terlibat dalam tim pemenangan kepala daerah setempat menyebut semangat kolaborasi harus terus dijaga demi keberlanjutan pembangunan. Menurutnya, dalam satu tahun kepemimpinan Gus Barra  berbagai pembangunan yang menyentuh kepentingan masyarakat mulai terlihat, terutama di sektor sosial. Ia menilai arah kebijakan yang mendahulukan kepentingan rakyat sudah berada di jalur yang tepat. “Pembangunan yang bersifat kepentingan masyarakat sudah mulai terlihat, terutama yang berkaitan dengan sosial. Itu yang kami harapkan,” katanya. Lebih lanjut, Suwandy berharap Gubernur Jawa Timur terus memberikan dukungan dan bantuan bagi Kabupaten Mojokerto, baik dalam bentuk program sosial maupun pembangunan infrastruktur. Ia menyinggung sejumlah proyek strategis, termasuk peresmian jembatan yang baru dilakukan, serta harapan tambahan bantuan dari pemerintah pusat untuk pembangunan jembatan Bubak di wilayah Pungging yang melintasi Sungai Brantas. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut sangat penting untuk memperlancar konektivitas dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat. “Kita semua berdoa supaya masyarakat bisa menikmati dan rotasi ekonomi di Mojokerto berjalan dengan baik dan lancar,” tuturnya. Menjelang momentum Lebaran dan arus mudik, Suwandy juga menyoroti potensi ekonomi daerah. Ia menyebut Mojokerto memiliki peluang besar, baik sebagai daerah asal pemudik maupun sebagai destinasi wisata bagi masyarakat dari Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya. “Mojokerto punya banyak destinasi wisata, baik wisata desa maupun wisata lokal. Ini harus dimanfaatkan untuk mendorong UMKM, terutama menjelang Lebaran dan libur panjang,” ujarnya. Ia optimistis, dengan promosi yang tepat serta dukungan pemerintah daerah, Mojokerto dapat menjadi salah satu pilihan utama destinasi wisata di Jawa Timur sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat lokal. Dengan sinergi antara Pemprov Jatim, Pemkab Mojokerto, DPRD, serta dukungan masyarakat, Fraksi NasDem meyakini cita-cita mewujudkan Mojokerto yang lebih maju dan sejahtera dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.

Pemprov Jatim Resmikan Instalasi Pengolahan Air 100 Liter per Detik SPAM Regional Mojolagres di Mojokerto

Mojokerto- Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP CK) Provinsi Jawa Timur meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 100 liter per detik pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mojolagres. Peresmian dilaksanakan di Losari Barat, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto pada 26 Februari 2026.. Kepala DPRKP CK Provinsi Jatim, I Nyoman Gunadi, menegaskan bahwa air bersih merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Seiring pertumbuhan kawasan di Kabupaten Mojokerto, Lamongan, dan Gresik, kebutuhan layanan air minum yang andal dan berkelanjutan terus meningkat. “Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghadirkan SPAM Regional Mojolagres sebagai infrastruktur strategis lintas kabupaten,” ujarnya. SPAM Regional Mojolagres dirancang sebagai sistem terintegrasi yang memanfaatkan air baku dari Sungai Brantas untuk melayani masyarakat di tiga wilayah tersebut. Sistem ini telah beroperasi sejak 2015 dengan kapasitas awal 50 liter per detik, kemudian meningkat menjadi 150 liter per detik pada 2018. Saat ini, dari total kapasitas terpasang 200 liter per detik, sebanyak 192 liter per detik telah terdistribusi kepada masyarakat. Dengan diresmikannya instalasi tambahan berkapasitas 100 liter per detik ini, kapasitas sistem secara keseluruhan ditargetkan mencapai 300 liter per detik. Pengembangan tersebut didukung pendanaan lebih dari Rp50 miliar dari APBD Provinsi Jawa Timur.Nyoman menjelaskan, pengembangan ini bukan sekadar peningkatan kapasitas, melainkan langkah strategis untuk memastikan ketahanan air regional dalam jangka panjang. Seluruh proses pengolahan dan distribusi dilakukan melalui sistem modern dan terintegrasi, dengan pengawasan kualitas air dan pengendalian operasional yang dipantau secara terpusat. Ia memaparkan, proses pengolahan air dari Sungai Brantas hingga siap dikonsumsi masyarakat melalui 10 tahapan. Dimulai dari intake atau pengambilan air baku, prasedimentasi untuk mengendapkan partikel kasar, proses koagulasi dengan pemberian bahan kimia, pembentukan flok, sedimentasi lanjutan, filtrasi menggunakan media filter, penampungan sementara, injeksi desinfeksi untuk membunuh kuman, hingga masuk ke reservoir sebelum didistribusikan. “Nilai kekeruhan air atau NTU kami jaga di bawah 1. Standar WHO maksimal 1, sementara Permenkes memperbolehkan hingga 3. Artinya air yang kami produksi sangat bersih dan aman,” jelasnya. Selain pembangunan instalasi baru, dilakukan pula revitalisasi bangunan lama yang sebelumnya tidak difungsikan. Gedung operasional yang semula satu lantai kini ditingkatkan menjadi dua lantai agar lebih efektif, dilengkapi ruang laboratorium, ruang rapat, serta fasilitas pendukung lainnya. Sistem distribusi juga diperkuat dengan peningkatan daya dan optimalisasi jaringan antarinfrastruktur. Dengan kapasitas 300 liter per detik, SPAM Regional Mojolagres diproyeksikan mampu melayani sekitar 24.000 sambungan rumah atau hampir 100 ribu jiwa. Infrastruktur ini menjadi bagian penting dari pemerataan pembangunan, pemenuhan layanan dasar, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di Jawa Timur. Peresmian ini sekaligus menegaskan komitmen Pemprov Jatim dalam menghadirkan layanan publik yang terencana, terukur, dan berkelanjutan menuju Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.

Dinas PU Bina Marga Jatim Bantu Aspal untuk Tingkatkan Kemantapan Jalan di Mojokerto

Mojokerto- Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan aspal kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto guna mendukung perbaikan infrastruktur jalan, khususnya dalam menghadapi musim hujan dan arus mudik Lebaran. Bantuan yang terselenggara pada Kamis 27 Februari 2026 tersebut merupakan bagian dari kebijakan Gubernur Jawa Timur dalam rangka meningkatkan kemantapan jalan kabupaten serta memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan. Staf PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Nety, dalam keterangannya menjelaskan bahwa bantuan aspal ini akan digunakan oleh Dinas PU Kabupaten Mojokerto sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kerusakan jalan di wilayah masing-masing. “Aspal ini merupakan bantuan dari Provinsi, sementara untuk material batuan dapat disiapkan oleh pihak kabupaten. Jadi ada sistem sharing antara provinsi dan kabupaten agar jalan-jalan berlubang bisa segera ditutup,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa penggunaan aspal sepenuhnya disesuaikan dengan kondisi kerusakan jalan yang menjadi kewenangan kabupaten. Diharapkan dengan kolaborasi tersebut, tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Mojokerto dapat meningkat secara signifikan.Menurutnya, penutupan lubang jalan menjadi prioritas utama karena berpengaruh langsung terhadap keselamatan pengguna jalan. Jalan berlubang kerap menjadi penyebab kecelakaan, terlebih di musim hujan ketika genangan air menutupi permukaan jalan yang rusak. “Harapannya, lubang-lubang di jalan bisa segera tertutup sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat meningkat. Apalagi menjelang Lebaran, mobilitas masyarakat tentu semakin tinggi,” jelasnya. PU Bina Marga Provinsi, lanjutnya, berkomitmen melakukan penanganan cepat terhadap kerusakan jalan. Bahkan, tim siaga disiapkan untuk bekerja selama 1×24 jam guna menutup lubang atau menangani kerusakan darurat lainnya. Selain jalan berlubang, masyarakat juga diimbau waspada terhadap potensi pohon tumbang maupun kerusakan lain akibat cuaca ekstrem. Jika menemukan jalan rusak atau kondisi membahayakan, masyarakat dapat melaporkan melalui Call Center Bina Marga di nomor 0821-38099. Dengan sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, diharapkan kualitas infrastruktur jalan semakin baik sehingga masyarakat dapat berkendara dengan aman, nyaman, dan lancar, khususnya selama momentum arus mudik dan balik Lebaran.