Pigora News Jatim

BKTI PII Jatim Gelar Halal Bihalal, Paparkan Program Strategis Industri di Hadapan Wagub Emil Dardak

Surabaya – Badan Kejuruan Teknik Industri (BKTI) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Timur menggelar acara halal bihalal pada Rabu, 15 April 2026 di Surabaya. Kegiatan ini dihadiri ratusan anggota BKTI PII Jatim serta turut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PII–BKTI Wilayah Jawa Timur, Dr. Ir. Ari Primantara, menyampaikan bahwa agenda halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum strategis untuk menyampaikan arah dan program kerja organisasi ke depan. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran Wakil Gubernur Jawa Timur memberikan energi positif sekaligus dukungan terhadap program-program yang telah disusun BKTI. Menurutnya, berbagai arahan yang disampaikan oleh Emil Dardak menjadi landasan penting untuk memperkuat peran BKTI dalam pembangunan industri di Jawa Timur. “Alhamdulillah, respon dari Bapak Wakil Gubernur sangat positif. Beliau mendukung program kerja yang telah kami rancang dan bahkan memberikan arahan agar beberapa program dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Ari Primantara. Lebih lanjut, Ari menjelaskan sejumlah program prioritas BKTI PII Jatim. Di antaranya adalah pemetaan value chain industri di Jawa Timur sebagai langkah awal dalam memperkuat ekosistem industri daerah. Selain itu, BKTI juga akan mendorong internalisasi teknologi, digitalisasi, serta implementasi revolusi industri 4.0 di berbagai kawasan industri. BKTI PII Jatim juga berkomitmen untuk menjadi katalisator bagi pengembangan industri, baik yang berbasis teknologi tinggi maupun industri tepat guna. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung kemandirian ekonomi Jawa Timur melalui pendekatan profesional berbasis keinsinyuran. “Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi dan semangat dalam menjalankan program. Seperti yang disampaikan Bapak Wakil Gubernur, bukan jumlah anggota yang menjadi ukuran utama, tetapi konsistensi dalam memberikan kontribusi nyata,” jelas pria yang juga selaku Vice President of warehouse and packaging system di Petrokimia Gresik tersebut. Ari juga menegaskan optimisme BKTI PII Jatim dalam menjalankan program kerja tersebut dengan dukungan dari dewan pembina, pengurus, serta seluruh anggota. Ia berharap kontribusi BKTI tidak hanya dirasakan oleh kalangan profesi insinyur, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat Jawa Timur. Di sisi lain, pihaknya juga berharap adanya dukungan dan kepercayaan dari pemerintah provinsi, khususnya dalam pelaksanaan program-program strategis yang telah dirancang. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan praktisi dinilai menjadi kunci utama keberhasilan. “Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, akademisi, dan praktisi, kami optimis program kerja BKTI dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Atlet Disabilitas Jatim Diguyur Bonus Rp1,8 Miliar Usai Sukses di ASEAN Para Games 2025

Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar kegiatan Pemberian Penghargaan kepada Atlet dan Pelatih Jawa Timur yang berlaga pada ASEAN Para Games 2025. Acara tersebut berlangsung pada Rabu, 15 April 2026 di Gedung Negara Grahadi. Acara ini dihadiri oleh 31 NPCI kab/kota se jawa timur Dan 13 Dispora kab/kota (yang terkait  atlet/pelatih berasal dari daerah tersebut). Kepala Dispora Jawa Timur, M. Hadi Wawan Guntoro, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan atlet-atlet Jawa Timur di ajang internasional tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap para atlet disabilitas yang telah mengharumkan nama daerah dan bangsa. Menurutnya, ASEAN Para Games 2025 yang digelar pada 20–26 Januari 2026 di Thailand menjadi ajang pembuktian kualitas atlet Indonesia, di mana kontingen Indonesia berhasil menempati posisi kedua dengan raihan 135 medali emas, 144 perak, dan 114 perunggu.“Alhamdulillah, khusus atlet asal Jawa Timur memberikan kontribusi luar biasa dengan menyumbangkan 10 medali emas, 19 perak, dan 4 perunggu. Ini capaian yang sangat membanggakan,” ujarnya. Ia menjelaskan, penghargaan berupa bonus diberikan kepada 15 atlet peraih medali serta dua orang pelatih. Cabang olahraga yang menyumbang prestasi antara lain para panahan dengan 2 emas dan 1 perunggu, para renang dengan 5 emas, 9 perak, dan 2 perunggu, para atletik dengan 2 emas, 7 perak, dan 1 perunggu, para bulutangkis dengan 1 emas, 2 perak, dan 1 perunggu, serta tambahan dari sitting volleyball dan tenis meja. Lebih lanjut, Hadi Wawan Guntoro memaparkan bahwa besaran bonus yang diberikan telah diterima secara bersih oleh para atlet karena pajak ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Untuk kategori perorangan, peraih medali emas mendapatkan Rp73.125.000, perak Rp43.525.000, dan perunggu Rp24.125.000. Sementara untuk kategori beregu, besaran bonus disesuaikan dengan jumlah anggota tim. Tak hanya atlet, pelatih juga mendapatkan apresiasi. Pelatih peraih medali emas menerima bonus sebesar Rp73.125.000, sedangkan pelatih peraih medali perak menerima Rp34.125.000.“Besaran bonus ini setara dengan bonus yang diberikan kepada atlet peraih medali ASEAN Games. Ini merupakan wujud nyata komitmen kesetaraan yang selama ini diperjuangkan dan telah direalisasikan oleh Ibu Gubernur Jawa Timur,” tegasnya. Secara keseluruhan, total bonus yang disalurkan mencapai sekitar Rp1,8 miliar dan akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima melalui Bank Jatim. Dalam kesempatan tersebut, juga diumumkan tiga atlet terbaik Jawa Timur. Peringkat pertama diraih oleh Mutiara Cantik Harsanto dari cabang para renang dengan perolehan 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu, serta total bonus Rp258.375.000. Posisi kedua ditempati Ubaidillah Anusyar Juba Ramadhani dengan 1 emas, 3 perak, dan 1 perunggu dengan bonus Rp229.125.000. Sementara peringkat ketiga diraih Ken Swagumilang dengan 2 emas dan 1 perunggu, memperoleh bonus sebesar Rp160.975.000. Di akhir sambutannya, Hadi menegaskan bahwa prestasi yang diraih para atlet tidak lepas dari kerja keras, disiplin, serta dukungan berbagai pihak. Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi olahraga, khususnya bagi atlet disabilitas di Jawa Timur. “Di balik prestasi gemilang ini ada perjuangan panjang, keringat, doa, dan semangat pantang menyerah. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dan berkontribusi dalam memajukan olahraga di Jawa Timur,” pungkasnya.

Orasi Ketua DPD NasDem Pasuruan Siti Salamah Tegaskan Sikap Kader NasDem terhadap Tempo

Surabaya- Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi Partai Nasdem yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Pasuruan, Siti Salamah, turut menyampaikan orasi dalam aksi damai pada Rabu, 15 April 2026 yang dilaksanakan di Kantor DPW NasDem Jawa Timur. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan sikap tegas kader NasDem terhadap pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai tidak beretika. Siti Salamah menyatakan bahwa kritik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun harus tetap disampaikan dengan menjunjung tinggi etika dan tidak bersifat menghina. Ia menilai, pemberitaan yang ditujukan kepada Partai NasDem dan Ketua Umum Surya Paloh telah melampaui batas karena dinilai menyerang secara personal dan merendahkan martabat partai. “Silakan mengkritik, tetapi jangan menghina. Kami tidak bisa menerima jika ketua umum kami diperlakukan tidak pantas,” tegasnya di hadapan peserta aksi. Dalam orasinya, ia juga menekankan bahwa loyalitas kader terhadap partai dan ketua umum merupakan bagian dari perjuangan yang telah dibangun sejak awal. Menurutnya, Partai NasDem berdiri melalui proses panjang dan kontribusi besar dari Surya Paloh, sehingga seluruh kader merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga kehormatan partai. Lebih lanjut, Siti Salamah menyampaikan tuntutan agar pihak Tempo menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Partai NasDem di seluruh Indonesia. Ia menegaskan bahwa apabila tuntutan tersebut tidak diindahkan, maka kader NasDem siap mengambil langkah lanjutan sebagai bentuk respons atas pemberitaan yang dinilai merugikan. Meski menyampaikan sikap tegas, ia tetap mengingatkan bahwa aksi yang dilakukan harus berlangsung secara damai dan tidak anarkis. Hal tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari karakter Partai NasDem dalam menyampaikan aspirasi secara santun dan konstitusional. Sebagai wakil rakyat di DPRD Jawa Timur, ia juga meminta agar persoalan ini menjadi perhatian serius, khususnya terkait pentingnya menjaga etika dalam penyampaian informasi kepada publik. Orasi tersebut semakin menegaskan soliditas kader Partai NasDem dalam merespons isu yang berkembang, sekaligus menunjukkan komitmen untuk tetap berada dalam koridor aksi damai dan tertib.