Peringati 50 Tahun Berdiri, PT Dharma Lautan Utama Perkuat Layanan Transportasi Laut Nasional

Surabaya- PT Dharma Lautan Utama (DLU) menggelar acara Penganugerahan Mitra Usaha dan Pelanggan 2026 dalam rangka peringatan hari jadinya yang ke-50 bertema “50 Tahun PT Dharma Lautan Utama Melayani Bangsa” di Vasa Grand Ballroom, Vasa Hotel Surabaya, Jumat (15/5/2026). Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama, Erwin H. Poedjono, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan perusahaan yang mampu bertahan dan terus berkembang di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika industri transportasi nasional. Ia menyebut malam penganugerahan tersebut bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan juga bentuk penghormatan kepada seluruh pihak yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan DLU. Erwin mengatakan, sejak pertama kali digelar pada tahun 2004, acara Anugerah Mitra Usaha dan Pelanggan rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk apresiasi kepada para mitra, pelanggan, regulator, agen, hingga seluruh pemangku kepentingan yang terus mendukung keberlangsungan perusahaan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, DPR RI, serta seluruh tamu undangan yang hadir pada malam penghargaan tersebut. Menurutnya, usia emas 50 tahun menjadi bukti ketangguhan, keberanian, kepercayaan, serta kesetiaan PT Dharma Lautan Utama dalam melayani masyarakat Indonesia. Ia menegaskan bahwa perjalanan perusahaan tidak selalu mudah, terlebih ketika Indonesia menghadapi krisis ekonomi pada tahun 1998 hingga tekanan global yang masih dirasakan hingga saat ini. Namun demikian, DLU tetap mampu bertahan di tengah banyaknya perusahaan sejenis yang mengalami kesulitan bahkan diakuisisi. “Keberadaan kami hingga hari ini tidak lepas dari dukungan pelanggan, agen, ekspedisi, regulator, dan seluruh stakeholder yang terus percaya dan berjalan bersama kami,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Erwin juga memaparkan sejarah berdirinya PT Dharma Lautan Utama yang didirikan pada 15 Februari 1976 oleh almarhum Soekarno bersama almarhumah Sutakini Soekarno. Perjalanan perusahaan dimulai dari lintasan legendaris Jokotole-Madura dengan kapal pertama KMP Jokodole yang hingga kini masih beroperasi meski Jembatan Suramadu telah berdiri. Ia menuturkan bahwa KMP Jokodole menjadi simbol perjuangan awal perusahaan yang penuh tantangan. Pada masa krisis ekonomi 1998, DLU melakukan transformasi dan inovasi manajemen untuk mempertahankan eksistensi perusahaan. Upaya tersebut berhasil membawa DLU menjadi salah satu perusahaan pelayaran nasional yang terus berkembang hingga saat ini.Selain bergerak di bidang transportasi laut dan penyeberangan, PT Dharma Lautan Utama juga mengembangkan usaha di berbagai sektor lain melalui anak perusahaan, mulai dari fasilitas perawatan kapal, properti, pendidikan, kesehatan, rumah sakit, hingga agribisnis. Saat ini, DLU telah mengoperasikan 41 lintasan angkutan laut dan penyeberangan serta 11 lintasan perintis di berbagai wilayah Indonesia. Dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, perusahaan mengerahkan sekitar 50 armada kapal yang telah dipersiapkan sejak tiga bulan sebelumnya melalui berbagai rapat koordinasi internal. Erwin mengungkapkan, pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini berjalan lancar dengan tingkat kepuasan masyarakat yang baik serta mencatatkan zero accident. Ia memberikan apresiasi kepada regulator, operator pelabuhan, agen, dan seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung kelancaran operasional angkutan Lebaran. Di bidang keselamatan pelayaran, PT Dharma Lautan Utama menegaskan komitmennya untuk memenuhi bahkan melampaui standar keselamatan internasional SOLAS yang mengacu pada International Maritime Organization (IMO) dan regulasi nasional sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Seluruh armada perusahaan secara rutin diperiksa oleh PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dan regulator Kementerian Perhubungan.Untuk memperkuat pengawasan operasional, perusahaan juga memiliki pusat pengendalian kapal yang memantau seluruh armada melalui sistem pelacakan kapal dan penerapan International Safety Management (ISM) Code. Selain itu, DLU aktif mendukung program kampanye keselamatan transportasi laut pemerintah menuju zero accident. Erwin juga menjelaskan berbagai fasilitas layanan yang disediakan bagi penumpang, di antaranya reclining seat, ruang bermain anak, ruang ibu menyusui, fasilitas hiburan, karaoke, live music, layanan kesehatan gratis, hingga fasilitas pijat, laundry, dan potong rambut selama pelayaran. Pembelian tiket pun kini dapat dilakukan secara online melalui website dan aplikasi mobile perusahaan. Pada malam penghargaan tersebut, PT Dharma Lautan Utama memberikan apresiasi kepada sejumlah mitra usaha dan pelanggan dalam berbagai kategori penghargaan, di antaranya Mitra Dharma Satya Karya, Mitra Dharma Paramartha Utama, Mitra Dharma Satyawira Karya, Duta Bakti Prima, Duta Dharma Satya, dan Mitra Dharma Utama. Selain menyampaikan apresiasi, Erwin juga menitipkan sejumlah masukan kepada pemerintah melalui Kementerian Perhubungan. Beberapa isu yang disampaikan meliputi perlunya penambahan dan perbaikan fasilitas terminal pelabuhan penyeberangan, pengerukan alur pelayaran yang mengalami pendangkalan, penyesuaian tarif angkutan laut dan penyeberangan, serta penertiban kendaraan over dimension over loading (ODOL) dan pengawasan barang berbahaya demi menjamin keselamatan pelayaran nasional. Menutup sambutannya, Erwin berharap sinergi antara pemerintah, operator, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin demi meningkatkan kualitas layanan transportasi laut nasional. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelayanan masih terdapat kekurangan, sembari menegaskan komitmen DLU untuk terus melayani masyarakat Indonesia dengan semangat “We Serve The Nation”.
Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026 Diikuti 400 Atlet dari 9 Provinsi

Sidoarjo- Pengurus Indonesia Woodball Association (IWbA) Pengurus Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Piala Gubernur Jawa Timur – Jatim Open Woodball 2026 di Lapangan Stadion Jenggolo, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (15/5/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Pengurus IWbA Jawa Timur, M. Ali Kumcoro. Turnamen woodball tingkat nasional ini diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selain atlet dari Jawa Timur, tercatat sembilan provinsi turut ambil bagian dalam ajang tersebut, di antaranya Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, hingga Bali. Selain itu, terdapat delapan klub woodball dan perwakilan dari 11 kabupaten/kota di Jawa Timur yang ikut berkompetisi. Dalam sambutannya, Ketua IWbA Jawa Timur M. Ali Kumcoro menyampaikan bahwa prestasi dan eksistensi olahraga woodball di Jawa Timur harus terus dipertahankan serta ditingkatkan ke depannya. Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa olahraga woodball semakin berkembang dan mendapat perhatian luas dari masyarakat maupun atlet daerah. Ia menjelaskan, kejuaraan Jatim Open Woodball 2026 ini juga memiliki nilai poin yang ditetapkan oleh Pengurus Besar Woodball Indonesia. Poin tersebut nantinya akan menjadi pertimbangan bagi atlet untuk dipanggil mengikuti berbagai ajang nasional maupun internasional. “Dari event ini nanti juga ada nilai poin yang ditetapkan oleh Woodball Indonesia. Tentu pengaruhnya ketika nanti ada ajang internasional, mereka akan dipanggil oleh pengurus pusat dan punya kans mengikuti event-event nasional maupun internasional,” ujarnya. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi bagian dari program promosi dan degradasi atlet woodball di Jawa Timur. Pe mmngurus IWbA Jatim akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan dan capaian atlet sebagai upaya menjaga kualitas prestasi olahraga tersebut. M. Ali Kumcoro berharap melalui penyelenggaraan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, para atlet mampu meningkatkan kemampuan sekaligus membawa nama harum Jawa Timur dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. “Semoga apa yang kita ikhtiarkan ini bisa berdampak dan membawa harum nama Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya,” pungkasnya.