Skip to main content

Pigora News Jatim

Apresiasi Dedikasi GEMES, Ketua Karang Taruna Surabaya Ajak Semua Pihak Peduli Pendidikan Anak

Surabaya- Dalam kegiatan Pesta Kelulusan Angkatan 8 Akademi Yayasan Gerakan Mengajak Sedekah (GEMES) Tahun 2026 pada Minggu, 21 Juni 2026 Ketua Karang Taruna Kota Surabaya, Febryan Kiswanto, turut hadir dan memberikan apresiasi atas konsistensi GEMES dalam mendukung pendidikan serta pelayanan sosial bagi masyarakat. Dalam sambutannya, Febryan mengaku memiliki kedekatan dengan Yayasan GEMES sejak tahun 2021 saat Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Pada masa sulit tersebut, berbagai komunitas sosial berupaya tetap hadir membantu masyarakat yang terdampak melalui berbagai gerakan kemanusiaan. “Saya mengenal GEMES sejak tahun 2021, saat pandemi Covid-19. Ketika banyak aktivitas dibatasi dan masyarakat diminta tetap berada di rumah, kami justru berupaya mencari cara agar tetap bisa bergerak membantu sesama. Salah satunya melalui kegiatan berbagi sedekah dan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Menurut Febryan, GEMES menjadi salah satu organisasi sosial yang tetap aktif bergerak di tengah berbagai keterbatasan saat pandemi. Ia menilai para relawan dan pengurus GEMES memiliki semangat pengabdian yang luar biasa tanpa mengenal usia maupun waktu. “Yang selalu membuat saya angkat topi adalah dedikasi teman-teman GEMES. Mereka tidak pernah lelah, terutama ketika berbicara tentang pendidikan dan pelayanan sosial. Mereka memiliki keluarga, memiliki kesibukan masing-masing, tetapi tetap menyempatkan diri untuk membantu masyarakat dan mendampingi anak-anak yang membutuhkan,” katanya. Febryan menegaskan bahwa Karang Taruna Kota Surabaya siap terus memperkuat kolaborasi dengan GEMES dalam berbagai program sosial dan pendidikan. Menurutnya, sinergi antarorganisasi masyarakat, pemerintah, dunia usaha, media, dan komunitas menjadi kunci untuk memastikan seluruh anak mendapatkan hak-haknya, terutama hak memperoleh pendidikan yang layak. Ia juga menyoroti masih adanya anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan karena berbagai faktor sosial dan ekonomi. Karena itu, diperlukan kerja sama seluruh pihak untuk melakukan pendataan, pendampingan, serta membantu mencarikan solusi agar mereka dapat kembali mengenyam pendidikan. “Hak memperoleh pendidikan adalah salah satu hak dasar anak yang harus diperjuangkan bersama. Tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat juga harus ikut berperan. Ketika ada anak yang belum mendapatkan akses pendidikan, maka itu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membantu mencarikan jalan keluarnya,” tegasnya. Lebih lanjut, Febryan menilai pendidikan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Oleh sebab itu, diperlukan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh kesempatan belajar dan berkembang. Menurutnya, pemerintah telah menghadirkan berbagai program bantuan pendidikan baik di tingkat kota maupun provinsi. Namun demikian, peran organisasi sosial, komunitas, lembaga swadaya masyarakat, hingga dunia usaha tetap sangat dibutuhkan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya terlayani. “Kita harus membangun kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, media, komunitas, dan seluruh stakeholder. Jika semua pihak bersinergi, maka semakin banyak anak-anak yang bisa mendapatkan hak pendidikan dan kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” ungkapnya. Menutup sambutannya, Febryan mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kolaborasi dalam mendukung pendidikan serta perlindungan anak. Ia berharap keberadaan Yayasan GEMES dapat terus menjadi mitra strategis dalam menciptakan generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan. “Semangat kita sama, yaitu memastikan setiap anak mendapatkan hak yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-citanya. Karena kemajuan bangsa dimulai dari pendidikan yang dapat diakses oleh seluruh anak Indonesia,” pungkasnya.

Dinsos Jatim Dukung Pendidikan Anak Melalui Pesta Kelulusan Akademi GEMES Tahun 2026

SURABAYA – Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menghadiri kegiatan Pesta Kelulusan Angkatan 8 Akademi Yayasan Gerakan Mengajak Sedekah (GEMES) Tahun 2026 yang digelar pada Minggu (21/6/2026) di Surabaya. Kegiatan ini menjadi momentum penuh kebahagiaan bagi para siswa yang telah berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan mereka serta menjadi ajang apresiasi atas perjuangan dan kerja keras yang telah dilakukan selama menempuh pendidikan. Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, yang diwakili oleh Kepala UPT di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur wilayah Sidoarjo, Sri Mariyani, S.Sos., M.Si., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh lulusan Akademi GEMES. Dalam sambutannya, Sri Mariyani mengatakan bahwa kelulusan merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan penuh kerja keras, ketekunan, kedisiplinan, serta dukungan dari berbagai pihak, mulai dari orang tua, kakak asuh, pendamping, hingga seluruh elemen yang selama ini mendampingi para siswa. “Atas nama Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, kami menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh adik-adik yang telah berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan yang ditempuh. Kelulusan ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, kedisiplinan, doa, dan dukungan dari orang-orang yang selalu mendampingi perjalanan kalian,” ujar Sri Mariyani. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari langkah baru untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi. Karena itu, para lulusan diminta untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, menjaga akhlak yang baik, serta memanfaatkan setiap peluang yang ada agar dapat menjadi generasi yang mandiri, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sri Mariyani juga berpesan agar para lulusan tidak pernah merasa rendah diri atas kondisi atau latar belakang yang pernah mereka alami. Menurutnya, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk sukses dan berkontribusi bagi bangsa dan negara. Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengingatkan pentingnya pemenuhan hak-hak anak sebagaimana diatur dalam Konvensi Hak Anak. Terdapat empat pilar utama yang harus dipenuhi, yakni hak untuk hidup, hak perlindungan, hak tumbuh kembang, dan hak partisipasi. Keempat hak tersebut harus dijalankan berdasarkan prinsip non-diskriminasi serta mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.Lebih lanjut, Sri Mariyani menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki komitmen kuat dalam memenuhi hak-hak anak melalui berbagai program dan layanan yang dijalankan Dinas Sosial. Program tersebut mencakup layanan dalam panti maupun luar panti yang ditujukan untuk mendukung perlindungan dan kesejahteraan anak. “Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur memiliki empat UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak yang berada di Kabupaten Sumenep, Nganjuk, Trenggalek, dan Situbondo. Selain itu, kami juga mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang saat ini melayani sebanyak 2.249 siswa di 26 sekolah pada jenjang SD, SMP, hingga SMA,” jelasnya. Ia menambahkan, pemerintah terus berupaya membangun sistem perlindungan anak yang semakin baik dan terintegrasi. Penguatan kebijakan perlindungan anak menjadi salah satu elemen penting agar seluruh tujuan perlindungan dan pemenuhan hak anak dapat tercapai secara optimal. Pada kesempatan yang sama, Sri Mariyani memberikan apresiasi kepada Yayasan Gerakan Mengajak Sedekah (GEMES) yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam memberikan layanan sosial kepada masyarakat. Yayasan tersebut diketahui memiliki berbagai program pelayanan seperti rumah singgah, panti asuhan, panti jompo, layanan ambulans gratis, hingga dukungan di bidang pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan. Menurutnya, keberadaan Yayasan GEMES telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan akses pendidikan dan perlindungan anak di Jawa Timur. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial seperti GEMES perlu terus diperkuat demi mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda. “Kami berharap kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Gerakan Mengajak Sedekah ini dapat menjadi langkah bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat perlindungan anak di Jawa Timur,” tuturnya. Menutup sambutannya, Sri Mariyani kembali mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan Angkatan 8 Akademi GEMES Tahun 2026. Ia berharap para lulusan mampu melanjutkan perjuangan meraih cita-cita serta menjadi generasi yang sukses, berkarakter, dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Yayasan Gerakan Mengajak Sedekah beserta para kakak asuh dan seluruh pihak yang telah berperan dalam mendukung pendidikan serta pendampingan anak-anak hingga berhasil menuntaskan jenjang pendidikan mereka. Keberhasilan para lulusan ini diharapkan menjadi inspirasi bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan dan dukungan yang berkelanjutan.

Keluarga Besar Almarhumah Hj. Satiya Binti Asmat Sampaikan Ucapan Terima Kasih atas Doa, Dukungan dan Kepedulian Berbagai Pihak

SIDOARJO – Keluarga besar almarhumah Hj. Satiya Binti Asmat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat, kerabat, sahabat, serta berbagai pihak yang telah memberikan doa, dukungan moral, bantuan tenaga maupun materi selama proses perawatan hingga pemakaman almarhumah. Ucapan terima kasih tersebut disampaikan oleh H. Abdullah selaku suami almarhumah dan Abie Samsudin, putra almarhumah yang juga menjabat sebagai Wakil Pimpinan Redaksi Media Nusantara Abadi News. Dalam keterangannya, keluarga mengaku sangat terharu atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Dukungan yang mengalir sejak kabar duka meninggalnya almarhumah hingga rangkaian tahlil dan doa bersama menjadi penguat bagi keluarga yang sedang berduka. “Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan doa, dukungan, bantuan, serta perhatian kepada keluarga kami. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan mendapat balasan berlipat ganda dari Allah SWT,” ujar keluarga. Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada warga Sepanjang Tani Puyuh 2/4 yang telah menunjukkan rasa kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas tinggi selama prosesi pemakaman dan kegiatan doa bersama berlangsung. Menurut keluarga, kehadiran warga yang turut membantu segala kebutuhan selama masa duka menjadi bukti kuatnya nilai kekeluargaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.Selain kepada warga sekitar, keluarga juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada berbagai tokoh yang telah memberikan perhatian dan belasungkawa.Di antaranya kepada AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., selaku Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, yang turut menyampaikan belasungkawa serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Dra. Lucy Kurniasari, Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Partai Demokrat dari Daerah Pemilihan Surabaya-Sidoarjo, yang turut memberikan perhatian dan doa atas wafatnya almarhumah Hj. Satiya Binti Asmat. Tak hanya itu, keluarga juga mengapresiasi kepedulian dan empati yang ditunjukkan oleh keluarga besar SMA Katolik Frateran Surabaya yang turut hadir dan memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhumah. Dalam kesempatan tersebut, keluarga turut menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada para alim ulama, tokoh agama, ustaz, kiai, serta seluruh jamaah yang telah memimpin dan mengikuti doa bersama untuk almarhumah. Doa-doa yang dipanjatkan diharapkan menjadi amal jariyah yang mengantarkan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta diampuni segala khilaf dan dosanya selama hidup di dunia. “Kami memohon maaf apabila selama hidup almarhumah memiliki kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Kami juga memohon doa agar almarhumah diberikan husnul khatimah, dilapangkan kuburnya, diterima segala amal ibadahnya, dan ditempatkan di surga-Nya,” ungkap keluarga. Keluarga menegaskan bahwa seluruh perhatian, dukungan, serta bantuan yang diberikan oleh berbagai pihak menjadi kenangan yang tidak akan pernah dilupakan. Di tengah suasana kehilangan yang mendalam, kehadiran masyarakat dan para sahabat menjadi penghibur sekaligus penguat bagi keluarga untuk tetap tabah menghadapi cobaan. Sebagai penutup, keluarga besar almarhumah Hj. Satiya Binti Asmat kembali menyampaikan rasa syukur dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian dan kasih sayang kepada almarhumah serta keluarga yang ditinggalkan. “Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bapak, Ibu, Saudara, dan Sahabat semuanya dengan pahala yang berlipat ganda serta senantiasa memberikan kesehatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua. Aamiin Ya Rabbal Alamin.”(Redaksi)