Skip to main content

Pigora News Jatim

Gubernur Khofifah Kukuhkan Kepala Perwakilan BPKP Jatim: Perkuat Sinergi Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Akuntabel dan Berorientasi Pada Kesejahteraan Rakyat

SURABAYA, 23 JUNI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan Hasoloan Manalu sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (22/6) malam. Pengukuhan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Kepala BPKP Nomor KP.01.03/KEP-219/K/SU/2026 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah mengajak Kepala Perwakilan BPKP Jatim yang baru saja dilantik semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan BPKP dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil, guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, BPKP merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) melalui fungsi pengawasan, pendampingan, serta pemberian rekomendasi yang konstruktif. Karena itu, lanjutnya, pengukuhan ini merupakan momentum penguatan sinergi sinkronisasi dan kolaborasi diantara seluruh stakeholder, forkopimda, instansi vertikal yang saling nyekrup menjalin interaksi dan komunikasi. “Jadi ini adalah interaksi dan komunikasi diantara kita semua yang menjadi bagian penguatan sinergi dan kolaborasi kita semua. Ini bagian penting untuk saling berbenah bagaimana kita bisa berseiring dengan tugas BPKP khususnya yang ada di Jawa Timur,” ujarnya. “Pengukuhan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil,” tambahnya. Khofifah menilai, selama ini BPKP telah menjadi mitra penting Pemprov Jawa Timur, tidak hanya melalui fungsi pengawasan, tetapi juga melalui pendekatan assurance dan consulting yang memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, hingga respons terhadap berbagai potensi penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan. “BPKP tidak hanya menjalankan fungsi auditor, tetapi juga menjadi trusted advisor sekaligus strategic partner pemerintah daerah dalam memperkuat good governance.Tentu ini dalam rangka mengawal akuntabilitas pelaksanaan berbagai program prioritas agar memberikan hasil yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Gubernur Khofifah pun menyampaikan apresiasi kepada BPKP RI atas sinergi yang selama ini terjalin dalam mengawal akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah serta pelaksanaan pembangunan. Ia menambahkan, pendampingan, referensi, dan rekomendasi dari BPKP menjadi modal penting dalam mendorong lahirnya kebijakan yang berdampak luas bagi pembangunan. “Kami sangat senang jika kami mendapatkan pendampingan, referensi dan rekomendasi. Sebetulnya kebijakan strategis yang bisa kita dorong lebih produktif lagi itu menjadi sangat penting,” tuturnya. Gubernur Khofifah juga berharap komunikasi dan interaksi antara Pemprov Jatim dan BPKP semakin erat sehingga dapat menyusun detail plan sebagai landasan perumusan kebijakan makro, tidak hanya untuk Jawa Timur tetapi juga dalam mendukung kebijakan di tingkat nasional. “Jadi bersama BPKP saya rasa kita semua bisa membangun komunikasi dan interaksi yang lebih produktif, kita butuh detail plan untuk merumuskan macro policy secara nasional bukan hanya Jawa Timur,” jelasnya. Tak hanya itu, ia juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Abul Chair atas dedikasi dan kontribusi selama memimpin BPKP Perwakilan Jawa Timur. “Kerja sama yang telah terbangun selama ini memberikan kontribusi nyata terhadap berbagai capaian pembangunan di Jawa Timur. Semoga seluruh pengabdian beliau menjadi amal ibadah jariyah dan membawa kesuksesan pada penugasan berikutnya,” ungkapnya. Sementara kepada Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur Hasoloan Manalu, Gubernur Khofifah menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus menegaskan optimisme bahwa pengalaman dan kapasitas yang dimiliki akan semakin memperkuat sinergi antara BPKP dan pemerintah daerah. “Kita semua hadir memberikan penguatan doa dari tugas Bapak Hasoloan Manalu. Mudah-mudahan beliau dalam menjalankan tugas semua diberikan kemudahan kesuksesan dan kekuatan untuk bisa melaksanakan semua mandat dengan baik. Selamat datang di bumi Majapahit,” terangnya. “Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin selama ini dapat semakin kuat demi mendukung pembangunan yang akuntabel dan berkelanjutan,” harapnya. Di akhir, Khofifah berharap sinergi yang semakin kuat antara BPKP dan pemerintah daerah akan menjadi modal penting dalam mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara menuju Indonesia Emas 2045 yang maju, adil, makmur, unggul, dan berkelanjutan. Sementara itu, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Politik, Keamanan, Hukum, Pembangunan Manusia, dan Kebudayaan Sally Salamah menyampaikan harapannya agar sinergi antara BPKP dan seluruh pemangku kepentingan di Jawa Timur semakin kuat. “Tentunya suasana yang tadi kita lihat sangat khidmat dan penuh semangat pengabdian. Ini amanah yang besar. Semoga kerjasama bisa terus ditingkatkan guna mendorong kemajuan di Jawa Timur dan Indonesia,” kata Sally. “Hari ini adalah momentum pengingat kami untuk terus mengawal program prioritas Presiden. Untuk itu, kamu siap menjadi mitra strategis mengawal tata kelola pemerintahan yang efisien dan akuntabel. Kepada Bapak Hasoloan, semoga beliau bisa beradaptasi memahami kearifan lokal di Jawa Timur dan membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya. Kepala Biro Adm. Pimpinan Pulung Chausar

Ketua IKAFE FEB UNAIR Rizky Supriadi Ajak Wisudawan Jadi Alumni Berprestasi dan Berdampak bagi Masyarakat

Surabaya – Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (IKAFE FEB UNAIR), Rizky Supriadi, SE., Ak., MBA, menyampaikan sambutan penuh motivasi dalam pelaksanaan Wisuda Universitas Airlangga (UNAIR) ke-262 yang berlangsung di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C, Sabtu (20/6/2026). Pada wisuda kali ini, Universitas Airlangga mewisuda sebanyak 980 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Ahli Madya, Sarjana, Magister, Profesi, hingga Doktor. Momentum tersebut menjadi tonggak penting bagi para lulusan untuk memasuki babak baru pengabdian di tengah masyarakat. Dalam sambutannya, Rizky Supriadi yang merupakan alumni FEB UNAIR angkatan 1997 dan saat ini menjabat sebagai Ketua IKAFE FEB UNAIR, mewakili Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR), Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan mereka. “Rekan-rekan semua sangat hebat. Perjuangan yang telah dilalui tentu luar biasa hingga akhirnya dapat mencapai wisuda pada hari ini. Tugas akhir, tesis, maupun disertasi telah berhasil diselesaikan dengan baik. Ini adalah pencapaian yang patut disyukuri dan dibanggakan,” ujarnya. Rizky juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen, dekan, dan seluruh sivitas akademika yang telah membimbing para mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studinya. Menurutnya, ilmu yang diberikan para dosen akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya melalui karya dan pengabdian para lulusan di masa mendatang. Ia menegaskan bahwa setelah prosesi wisuda, para lulusan akan kembali ke masyarakat sebagai bagian dari keluarga besar “Satria Airlangga” yang memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. “Masyarakat menunggu ide-ide kreatif, pemikiran, tenaga, dan waktu yang akan saudara berikan. Sebagian akan kembali ke daerah asal untuk membangun daerahnya masing-masing. Kami berharap kehadiran para alumni dapat memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Rizky mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater. Ia mengajak para lulusan untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai yang selama ini ditanamkan Universitas Airlangga, yakni ‘Excellence with Morality’. “Kami berharap rekan-rekan muncul di berbagai berita nasional sebagai alumni yang berprestasi. Jadilah kebanggaan almamater melalui karya dan kontribusi nyata. Setiap prestasi yang diraih hendaknya dipublikasikan karena akan turut mengangkat nama baik Universitas Airlangga di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya. Ia juga mengajak para wisudawan untuk aktif bergabung dalam jaringan alumni melalui aplikasi IKA UNAIR sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, dan pengembangan jejaring profesional. Menurutnya, kekuatan alumni merupakan salah satu modal penting dalam memperkuat kontribusi Universitas Airlangga bagi pembangunan bangsa. “IKA UNAIR terus menguatkan jejaring alumni di berbagai daerah dan instansi. Kami ingin membangun kolaborasi yang semakin kuat sehingga para alumni dapat berjalan bersama, saling mendukung, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya. Dalam sambutannya, Rizky turut menyampaikan kebanggaan atas berbagai capaian yang berhasil diraih Universitas Airlangga di tingkat dunia. Salah satunya adalah hasil pemeringkatan QS World University Rankings yang menempatkan UNAIR sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan dunia. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dan menjadi kebanggaan bersama bagi seluruh alumni Universitas Airlangga. “Atas nama segenap alumni dan pengurus IKA UNAIR, kami mengucapkan selamat kepada Rektor dan seluruh jajaran Universitas Airlangga atas berbagai prestasi yang telah diraih. Kami siap mendukung langkah Universitas Airlangga untuk terus meningkatkan prestasinya hingga masuk dalam jajaran 100 perguruan tinggi terbaik dunia,” tegasnya. Menutup sambutannya, Rizky kembali mengajak para wisudawan untuk terus menjaga semangat pengabdian, memperkuat jejaring, serta menjunjung tinggi nilai moral dalam setiap langkah kehidupan dan karier mereka. “Selamat kepada seluruh wisudawan dan keluarga yang telah mendampingi perjuangan selama menempuh pendidikan. Mari terus menjaga semangat Excellence with Morality dan menjadi alumni Universitas Airlangga yang memberikan manfaat bagi Indonesia yang adil dan beradab,” pungkasnya.