Skip to main content

Pigora News Jatim

Piala Wali Kota Jadi Tolak Ukur Atlet Surabaya Menuju Porprov Jatim 2027

Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjadikan ajang Piala Wali Kota Surabaya sebagai sarana evaluasi sekaligus penjaringan atlet-atlet potensial yang akan diproyeksikan memperkuat Kota Surabaya pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut. Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom, mengatakan penyelenggaraan Piala Wali Kota memberikan gambaran nyata mengenai perkembangan kemampuan para atlet hasil pembinaan selama ini. Melalui kompetisi tersebut, atlet Surabaya mendapat kesempatan mengukur kemampuan menghadapi lawan-lawan berkualitas dari berbagai daerah. Menurut Arderio, capaian yang diraih para atlet dalam Piala Wali Kota menjadi salah satu indikator penting dalam proses seleksi menuju Porprov Jatim 2027. Dengan bertanding melawan peserta yang memiliki kualitas tinggi di berbagai cabang olahraga, KONI Surabaya dapat menilai sejauh mana hasil latihan yang telah dijalani para atlet. “Pencapaian di Piala Wali Kota ini menjadi salah satu tolak ukur atau indikator atlet-atlet Surabaya menuju Porprov. Di ajang ini mereka bisa menguji hasil latihan mereka sekaligus menghadapi lawan-lawan yang tangguh. Di beberapa cabang olahraga pesertanya sangat luar biasa, sehingga ini menjadi gambaran awal untuk persiapan menuju Porprov,” ujarnya pada Minggu 28 Juni 2026. Ia menambahkan, KONI Surabaya tidak hanya berfokus pada pencapaian prestasi sebagai tuan rumah Porprov Jatim 2027, tetapi juga memastikan seluruh proses pembinaan atlet berjalan secara sistematis sejak dini. Untuk itu, berbagai persiapan terus dimatangkan melalui sinergi dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, maupun seluruh pemangku kepentingan olahraga di Kota Surabaya. Menurutnya, prestasi tidak bisa diraih secara instan, melainkan harus dibangun melalui proses pembinaan yang terencana dan berkelanjutan. Salah satu program yang terus dijalankan adalah pelaksanaan tes fisik secara berkala bagi atlet-atlet Surabaya. Evaluasi kondisi fisik dilakukan setiap tiga bulan sebagai bagian dari pemantauan perkembangan atlet sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan program latihan berikutnya. “Kami terus bersinergi dengan berbagai pihak agar sukses sebagai penyelenggara sekaligus mampu meraih prestasi terbaik. Prestasi itu harus ditunjang sejak awal, salah satunya melalui tes fisik yang dilakukan secara berjenjang setiap tiga bulan bagi atlet-atlet Surabaya,” jelasnya. Melalui pola pembinaan yang berkesinambungan dan evaluasi rutin tersebut, KONI Surabaya optimistis mampu menyiapkan atlet-atlet terbaik untuk mempertahankan tradisi prestasi sekaligus menyukseskan pelaksanaan Porprov Jawa Timur 2027.

Gubernur Khofifah Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Aman dan Lancar saat Tinjau SPBU Karanglo, Malang. Pastikan Pemprov Jatim Perkuat Koordinasi Bidang Energi dengan Pertamina dan PLN

MALANG, 28 JUNI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan kecukupan pasokan bahan bakar minyak (BBM), khususnya Biosolar, di wilayah Malang dan sekitarnya dalam kondisi aman. Kepastian itu didapatkan saat meninjau kondisi pasokan dan distribusi BBM di SPBU Karanglo, Kabupaten Malang, Minggu (28/6). Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Pemprov Jatim terus membangun koordinasi intensif bersama PT Pertamina Patra Niaga maupun PT PLN (Persero) untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga di seluruh wilayah Jawa Timur. “Pemerintah Provinsi Jawa Timur intensif berkomunikasi dengan PLN dan Pertamina. Jatim sempat mengalami blackout di beberapa titik. Jadi komunikasi kami sangat intensif. Pihak Pertamina pada high level meeting juga selalu hadir,” ujarnya. Khofifah menambahkan, koordinasi tersebut tidak hanya dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan energi, tetapi juga mengidentifikasi secara cepat penyebab antrean BBM apabila terjadi di lapangan sehingga solusi dapat segera diberikan. “Koordinasi kami lakukan untuk memastikan ketika terjadi antrean panjang apa penyebabnya. Kalau supply-nya kurang, maka supply yang harus ditambah. Menurut Pertamina, supply Biosolar telah ditambah sehingga dapat mencukupi kebutuhan. Semoga saat ini sudah aman, semua bisa lancar,” bebernya. Gubernur Khofifah menegaskan, stabilitas pasokan BBM memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga pergerakan ekonomi Jawa Timur. Sebab, aktivitas industri, distribusi logistik, sektor perdagangan, hingga mobilitas masyarakat sangat bergantung pada kelancaran pasokan energi. “Karena ini dampak ekonominya kuat sekali, dari mobilitas dan pergerakan alat transportasi. Konektivitas hubungan antardaerah dan kinerja ekonomi kita sangat banyak ditentukan oleh stabilisasi pemenuhan BBM,” katanya. Sementara itu, Manager Sales Retail Pertamina Patra Niaga, Daniel, memastikan Pertamina telah melakukan penambahan pasokan Biosolar maupun jenis BBM lainnya untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat. “Kami memastikan supply solar lancar. Kita pastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Kemarin ada sedikit kendala antrean. Kami berkomitmen menambah supply kepada masyarakat sehingga kebutuhan energi, terutama solar, dapat terpenuhi, termasuk Pertalite,” tegasnya. Berdasarkan data per 28 Juni 2026, stok BBM di SPBU Karanglo meliputi Pertalite sebanyak 28 kiloliter, Pertamax 14 kiloliter, Pertamax Green 6 kiloliter, Pertamax Turbo 6,7 kiloliter, Biosolar 24 kiloliter, serta Pertamina Dex 3,9 kiloliter. Selain stok yang tersedia, Pertamina juga tengah melakukan pengiriman tambahan pasokan berupa Pertalite sebanyak 24 kiloliter, Pertamax 8 kiloliter, dan Biosolar 16 kiloliter guna semakin memperkuat ketahanan pasokan BBM di wilayah Malang dan sekitarnya. Turut mendampingi Gubernur Khofifah dalam peninjauan tersebut Bupati Malang HM. Sanusi, Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur MHD. Aftabuddin Rijaluzzaman, Sales Area Manager Malang PT Pertamina Patra Niaga Alam Kanda, serta Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur. Kepala Biro Adm. Pimpinan Pulung Chausar