DPW PAN Jawa Timur Gelar Rakerda DPD PAN Kota Surabaya Dengan Lantikan Pengurus DPC dan Relawan

Surabaya, Penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan menjadi fokus Partai Amanat Nasional (PAN) di Jawa Timur. Upaya itu ditandai dengan digelarnya Rapar Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Surabaya dan Sidoarjo yang sekligus pelantikan jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kota Surabaya dan Sidoarjo yang dipimpin Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN H. Ahmad Abdul Qodir atau yang lebih akrab disebut Gus Qodir, Minggu (19/7). Rakerda yang diikuti ratusan pengurus dan kader dari berbagai kecamatan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal PAN untuk memperkuat mesin organisasi sekaligus meningkatkan kedekatan kader dengan masyarakat. Hadir juga dalam kegiatan itu anggota DPR RI Arizal Tom Liwafa dan anggota DPRD Jawa Timur Husnul Aqib yang sekaligus sebagai Sekretaris DPW PAN Jawa Timur. Serta beberapa anggota DPRD Kota Surabaya dan Sidoarjo Ghofar Ismail, Zuhrotul Mar’ah, Juliana Eva Wati, Emil Firdaus, Bangun Winarso, Rizal Fuady, dan Roki Wardoyo. Dalam arahannya, Gus Qodir menekankan bahwa kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh kokohnya struktur organisasi, melainkan juga oleh kemampuan kader membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata. Menurut dia, pengurus DPC serta relawan merupakan wajah PAN di tingkat akar rumput sehingga dituntut aktif menyerap aspirasi masyarakat, menjaga komunikasi dengan warga, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lingkungan masing-masing. “Pengurus DPC dan Relawan adalah ujung tombak perjuangan PAN. Tugasnya bukan sekadar menggerakkan organisasi, tetapi memastikan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran partai melalui kerja-kerja yang nyata,” ujar Gus Qodir. Ia juga menyampaikan pesan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan agar seluruh kader menjaga soliditas organisasi dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama perjuangan politik. “Pesan Ketua Umum sangat jelas. Kader PAN harus tetap solid, bekerja untuk rakyat, menjaga persatuan organisasi, dan menghadirkan manfaat di tengah masyarakat. PAN harus hadir bukan hanya menjelang momentum politik, tetapi setiap saat ketika masyarakat membutuhkan,” katanya. Bagi Gus Qodir, keberhasilan partai tidak semata-mata diukur dari capaian kursi di parlemen atau hasil pemilu. Lebih dari itu, keberhasilan ditentukan oleh kemampuan kader menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat. “Politik harus menjadi ruang pengabdian. Ketika kader mampu melayani dan memberi manfaat, kepercayaan masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya. Anggota DPR RI Arizal Tom Liwafa menilai Rakerda dan pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara struktur partai dengan masyarakat. Organisasi yang solid, menurut dia, akan lebih mudah menjalankan program yang menyentuh kebutuhan warga. “Rakerda dan Pelantikan ini adalah titik awal untuk memperkuat kolaborasi. Semakin kuat organisasi, semakin besar pula manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat,” kata Arizal. Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Jawa Timur Husnul Aqib mengingatkan pentingnya disiplin organisasi dan koordinasi antarkepengurusan. “Harapan kami, kepengurusan DPC dan Relawan yang baru mampu menjadi penggerak utama PAN di setiap kecamatan sekaligus menjaga semangat kebersamaan dalam membesarkan partai,” ujarnya. Rakerda dan pelantikan berlangsung dalam suasana penuh semangat. Para pengurus yang baru dilantik menyatakan siap menjalankan amanah organisasi, memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput, serta menerjemahkan pesan Ketua Umum PAN melalui program-program yang membantu untuk kepentingan masyarakat. Konsolidasi di Surabaya dan Sidoarjo menjadi bagian dari langkah PAN memperkuat struktur organisasi di Jawa Timur sebagai bekal menghadapi dinamika politik untuk mengantarkan PAN masuk sebagai tiga besar secara nasional.
AMPG Jatim Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kantor DPD Golkar Jatim, Jadi Ruang Konsolidasi Anak Muda

SURABAYA – Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Jawa Timur menggelar nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 pada Senin malam, 20 Juli 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur dan dihadiri jajaran pengurus AMPG Jatim, senior Partai Golkar, serta masyarakat dan komunitas anak muda. Ketua Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur, Adiel Muhammad Kanantha, menyampaikan bahwa kegiatan nobar tersebut tidak hanya menjadi ajang menikmati pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan menjangkau lebih banyak kalangan muda di Jawa Timur. Dalam sambutannya, Adiel menyampaikan apresiasi kepada jajaran senior Partai Golkar dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan penghormatan kepada para senior dan pengurus Partai Golkar yang selama ini terus memberikan arahan serta dukungan kepada AMPG Jawa Timur. “Tanpa dukungan dan arahan dari para senior, tentu AMPG Jawa Timur tidak bisa berjalan dengan baik. Kami terus mendapatkan arahan agar organisasi ini bisa bergerak ke arah yang lebih baik,” ujar Adiel. Adiel juga mengapresiasi kehadiran sejumlah jajaran pengurus dan senior Partai Golkar yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran para senior menjadi bentuk dukungan nyata terhadap berbagai kegiatan kepemudaan yang digelar AMPG. Ia menegaskan, kegiatan nobar final Piala Dunia 2026 tersebut mendapat dukungan dari DPD Partai Golkar Jawa Timur. Dukungan tersebut dinilai menunjukkan perhatian Partai Golkar terhadap kegiatan anak muda. “Ini adalah kegiatan yang direstui dan didukung oleh DPD Partai Golkar Jawa Timur. Kami dari AMPG Jawa Timur mendapatkan amanah untuk memeriahkan kegiatan ini. Alhamdulillah dengan support dari DPD, kami mampu menghadirkan acara nobar final Piala Dunia 2026,” katanya. Adiel mengatakan, momentum Piala Dunia yang berlangsung setiap empat tahun sekali menjadi kesempatan yang tepat bagi anak muda untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan membangun kebersamaan. Menurutnya, organisasi kepemudaan seperti AMPG perlu terus menghadirkan kegiatan yang dekat dengan dunia anak muda. Dengan demikian, keberadaan organisasi dapat lebih mudah diterima dan menjangkau generasi muda di berbagai daerah. “Ini empat tahun sekali. Sudah sewajarnya kita sebagai anak muda mendukung kegiatan-kegiatan anak muda. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa menjangkau anak-anak muda yang ada di Jawa Timur,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Adiel juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran AMPG dari sejumlah daerah yang turut hadir, di antaranya AMPG Surabaya dan AMPG Sidoarjo. Ia menilai kehadiran pengurus AMPG di tingkat kabupaten dan kota sangat penting dalam menggerakkan organisasi di daerah. “Tanpa teman-teman pengurus di kabupaten dan kota, kami juga tidak bisa bergerak. Yang paling penting adalah bagaimana pengurus di masing-masing daerah terus bergerak,” tuturnya. Nobar final Piala Dunia 2026 tersebut juga diisi dengan suasana kebersamaan dan hiburan. Panitia menyiapkan sejumlah hidangan dan minuman bagi para peserta yang hadir untuk menikmati pertandingan hingga selesai. Adiel berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Pelaksana, Ben, serta seluruh panitia yang telah bekerja sejak pertandingan semifinal hingga pelaksanaan nobar final. “Terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah memberikan energi sejak semifinal sampai hari ini. Mudah-mudahan acara ini berjalan lancar dan bisa memberikan manfaat,” ujarnya. Kegiatan nobar tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen AMPG Jawa Timur dalam menghadirkan ruang interaksi yang lebih dekat dengan generasi muda. Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat jaringan dan kebersamaan antarpengurus AMPG di Jawa Timur. Dengan mengusung semangat kebersamaan dan sportivitas, AMPG Jatim berharap kegiatan-kegiatan kepemudaan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan, sekaligus menjadi sarana memperkuat komunikasi antara organisasi kepemudaan, Partai Golkar, dan masyarakat.