Ajang Talenta 2026 Jadi Panggung Siswa Berprestasi, Kadindik Aries Agung Paewai Soroti Capaian Jatim

Surabaya- Pemerintahan Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan resmi membuka Ajang Talenta Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 pada Sabtu, 4 April 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah untuk menjaring, mengembangkan, dan mengapresiasi bakat serta prestasi peserta didik dari berbagai daerah di Jawa Timur. Acara pembukaan berlangsung di Airlangga Convention Center dan dihadiri oleh jajaran pejabat Dinas Pendidikan, para pendidik, serta perwakilan siswa dari berbagai kabupaten/kota. Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan menampilkan beragam potensi talenta pelajar, mulai dari bidang akademik, seni, hingga olahraga. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan optimisme besar terhadap peningkatan prestasi pelajar Jawa Timur. Aries mengawali dengan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan talenta peserta didik di Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari upaya besar membentuk generasi masa depan yang unggul dan berkarakter. Menurutnya, para siswa berprestasi merupakan aset penting bangsa yang kelak akan menjadi tulang punggung Indonesia. Oleh karena itu, pembinaan talenta harus terus dilakukan secara berkelanjutan dan terarah. “Kami merasa bangga dan bahagia melihat anak-anak Jawa Timur yang terus menunjukkan prestasi. Mereka inilah yang akan menjadi generasi penerus yang membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik,” ujarnya. Di hadapan para tamu undangan, termasuk perwakilan perguruan tinggi, kepala daerah, serta pemangku kepentingan pendidikan, Aries juga melaporkan capaian prestasi Jawa Timur di tingkat nasional. Ia menyebut, pada tahun 2025, dari tujuh ajang prestasi nasional yang diselenggarakan, Jawa Timur berhasil meraih empat gelar juara umum. Capaian tersebut melanjutkan tren positif dari tahun sebelumnya. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, Jawa Timur konsisten menjadi salah satu provinsi dengan prestasi terbaik di tingkat nasional. Meski pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) belum meraih juara umum, Jawa Timur tetap berhasil menempati posisi kedua. Untuk tahun 2026, Aries menyatakan optimisme tinggi bahwa Jawa Timur mampu menyapu bersih seluruh ajang prestasi nasional. “Insyaallah, tahun ini kami menargetkan tujuh ajang prestasi dapat diraih semuanya oleh Jawa Timur,” tegasnya. Selain prestasi akademik dan non-akademik, Aries juga menyoroti peningkatan jumlah siswa yang berhasil menembus perguruan tinggi melalui jalur prestasi atau Golden Ticket. Pada tahun 2026, tercatat sebanyak 206 siswa Jawa Timur memperoleh Golden Ticket untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri, di luar jalur Kementerian Agama. Ia berharap ke depan jumlah tersebut terus meningkat, seiring dengan semakin banyaknya dukungan dari perguruan tinggi dan berbagai pihak. Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari perhatian dan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Aries juga menyampaikan bahwa selama tujuh tahun berturut-turut, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah terbanyak siswa yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur prestasi. Hal ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan pendidikan di Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, ia turut melaporkan kesiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Berdasarkan data Dinas Pendidikan, jumlah lulusan SMP/sederajat di Jawa Timur mencapai 618.479 siswa. Sementara itu, daya tampung sekolah negeri hanya sekitar 244.621 siswa, yang terdiri dari 121.538 kursi di SMA dan 123.083 kursi di SMK. Kondisi ini membuat tidak semua lulusan dapat tertampung di sekolah negeri. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya mendorong partisipasi sekolah swasta serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemberian beasiswa bagi siswa dari keluarga prasejahtera. Pada tahun sebelumnya, sekitar 60,45 persen siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri dapat melanjutkan pendidikan melalui skema tersebut. “Kami terus melakukan sosialisasi secara masif agar masyarakat memahami mekanisme SPMB. Tahun ini, sosialisasi dilakukan di lima wilayah sebagai upaya memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel,” jelasnya. Tak hanya fokus pada siswa, Dinas Pendidikan Jawa Timur juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Salah satu program yang diluncurkan adalah bedah rumah bagi guru dan tenaga kependidikan sebanyak 38 unit dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional. Program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi para guru, sehingga tidak hanya siswa yang berprestasi, tetapi juga kesejahteraan tenaga pendidik turut diperhatikan. Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan rehabilitasi ruang kelas yang mengalami kerusakan. Salah satunya adalah bantuan untuk perbaikan ruang kelas di salah satu SMK yang terdampak kerusakan, dengan dukungan dana sebesar Rp100 juta serta partisipasi masyarakat. Menutup sambutannya, Aries berharap Ajang Talenta Murid Berprestasi Jawa Timur Tahun 2026 dapat menjadi wadah yang efektif dalam mewujudkan cita-cita para siswa. Ia juga mendorong para peserta untuk terus mengembangkan potensi diri dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai minat dan bakat masing-masing. “Kami berharap dari ajang ini lahir generasi-generasi hebat yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur dan Indonesia di masa depan,” pungkasnya.a.
DPD Golkar Jatim Gelar Halal Bihalal, Ali Mufthi Sampaikan Soliditas dan Target Politik 2029

Surabaya- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menggelar kegiatan halal bihalal pada Minggu, 29 Maret 2029. Acara tersebut diikuti ratusan undangan yang berasal dari DPD Golkar kabupaten/kota se-Jawa Timur serta organisasi sayap partai. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi internal partai pasca-Ramadan dan Idulfitri. Dalam sambutannya, Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak seluruh kader untuk menjaga semangat kebersamaan dan saling memaafkan sebagai fondasi dalam membangun kekuatan partai. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader apabila selama interaksi dan perjalanan organisasi terdapat hal-hal yang kurang berkenan. “Pada momentum halal bihalal ini, saya memohon maaf apabila selama kita berinteraksi ada hal yang kurang berkenan. Saling memaafkan adalah ciri orang-orang baik, dan ini menjadi awal bagi kita untuk membangun semangat baru,” ujarnya. Ali Mufthi menmbahkan bahwa pentingnya membersihkan hati dan meluruskan niat dalam berjuang di partai. Menurutnya, kekuatan spiritual dan kebersihan jiwa menjadi kunci dalam meraih kemenangan politik. “Kita harus membersihkan jiwa, meluruskan pikiran. Dengan hati yang bersih dan niat yang lurus, insyaallah kita bisa mencapai kemenangan dan target politik yang telah ditetapkan,” tegasnya. Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh jajaran DPD kabupaten/kota untuk segera menuntaskan konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah. Ia menargetkan seluruh proses konsolidasi, termasuk Muscam dan Musdes, rampung paling lambat bulan Juli 2029. “Bulan Juli adalah batas akhir konsolidasi. Setelah itu kita akan fokus menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029. Ketika tahapan dimulai oleh KPU, kita harus sudah siap, baik dari sisi pasukan, logistik, maupun infrastruktur,” jelasnya. Ia juga mengapresiasi kerja keras jajaran pengurus provinsi yang telah melakukan roadshow selama enam bulan terakhir sebagai bagian dari penguatan struktur partai. Melalui momentum halal bihalal ini, DPD Golkar Jawa Timur berharap seluruh kader semakin solid dan siap bergerak bersama untuk mencapai target politik pada Pemilu 2029.
Kadishut Prov Jatim Jumadi Dampingi Gubernur Khofifah Hadiri Penanaman Mangrove Di HUT Pasmar 2 ke-25

Surabaya- Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. Jumadi, M.MT. mendampingi Gubernur Khofifah saat menghadiri aksi bersih-bersih pantai dan penanaman mangrove dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-25 Pasmar 2 yang digelar di kawasan Kenjeran Park Jumat (27/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan pentingnya menjaga kelestarian mangrove sebagai langkah strategis melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi. Menurut Khofifah, mangrove bukan sekadar tanaman biasa, melainkan memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai. Ia mengingatkan bahwa berbagai kerusakan pesisir yang terjadi selama ini salah satunya dipicu oleh berkurangnya keberadaan hutan mangrove. Ia juga menekankan bahwa mangrove memberikan banyak manfaat bagi masyarakat pesisir. Selain berfungsi sebagai benteng alami penahan abrasi, mangrove menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut seperti ikan, kepiting, dan udang yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penanaman sebanyak 1.200 bibit mangrove di sejumlah titik. Penanaman ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pasmar 2, dengan dukungan berbagai pihak terkait. Lebih lanjut, Khofifah menyoroti peran mangrove dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global. Ia menyebutkan bahwa mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida hingga lima kali lebih besar dibandingkan tanaman lainnya, sehingga berkontribusi signifikan dalam mengurangi dampak pemanasan global. Menurutnya, keberadaan mangrove yang terjaga juga memberikan manfaat langsung bagi nelayan. Ekosistem mangrove yang sehat mampu mendukung berkembangnya berbagai jenis ikan dan biota laut, sehingga nelayan tidak perlu melaut terlalu jauh untuk mendapatkan hasil tangkapan. Selain penanaman mangrove, kegiatan bersih-bersih pantai turut menjadi bagian dari peringatan HUT Pasmar 2. Khofifah menegaskan bahwa menjaga kebersihan pantai merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan. “Jaga alam, jaga lingkungan, maka alam akan menjaga kita,” pesannya. Di akhir sambutannya, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada Pasmar 2 yang dinilai tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga aktif dalam mendukung pelestarian lingkungan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Sedangkan Komandan Pasmar 2, Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebut kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan hari jadi, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, khususnya kawasan pesisir. Menurutnya, kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari perwakilan pemerintah daerah, instansi terkait, hingga pihak swasta yang turut memberikan dukungan, termasuk penyediaan bibit pohon mangrove. Kehadiran perwakilan Dinas Lingkungan Hidup serta stakeholder lainnya dinilai menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga kelestarian alam. Ia juga mengapresiasi pengelola kawasan wisata Kenjeran yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Kawasan ini dinilai sebagai salah satu ikon wisata di Kota Surabaya yang memiliki potensi besar dan perlu terus dijaga kebersihan serta kelestariannya. Dalam kesempatan itu, Oni Junianto menekankan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Ia mengaku memiliki kedekatan dengan aktivitas penghijauan sejak kecil, mulai dari menanam pohon hingga aktif dalam kegiatan pecinta alam. Pengalaman tersebut membentuk kepeduliannya terhadap pentingnya keberlanjutan lingkungan. “Melalui kegiatan ini, kita ingin memberikan contoh nyata bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal sederhana, seperti membersihkan pantai dan menanam mangrove,” ujarnya. Aksi bersih pantai dan penanaman mangrove ini, lanjutnya, menjadi simbol komitmen Pasmar 2 dalam menjaga ekosistem pesisir. Mangrove memiliki peran penting sebagai penyerap karbon dioksida, pelindung abrasi, serta habitat berbagai biota laut. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menebang mangrove secara sembarangan, mengingat dampaknya yang besar terhadap kerusakan lingkungan. Edukasi dan kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir. Kegiatan ini diharapkannya tidak hanya berdampak sesaat, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran bersama untuk mencintai lingkungan. Dengan demikian, keberadaan kawasan pesisir yang bersih dan hijau dapat terus terjaga untuk generasi mendatang, khususnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
Kadishut Prov Jatim Jumadi Dampingi Gubernur Khofifah

Surabaya- Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. Jumadi, M.MT. mendampingi Gubernur Khofifah saat menghadiri aksi bersih-bersih pantai dan penanaman mangrove dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-25 Pasmar 2 yang digelar di kawasan Kenjeran Park Jumat (27/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan pentingnya menjaga kelestarian mangrove sebagai langkah strategis melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi. Menurut Khofifah, mangrove bukan sekadar tanaman biasa, melainkan memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai. Ia mengingatkan bahwa berbagai kerusakan pesisir yang terjadi selama ini salah satunya dipicu oleh berkurangnya keberadaan hutan mangrove. Ia juga menekankan bahwa mangrove memberikan banyak manfaat bagi masyarakat pesisir. Selain berfungsi sebagai benteng alami penahan abrasi, mangrove menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut seperti ikan, kepiting, dan udang yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penanaman sebanyak 1.200 bibit mangrove di sejumlah titik. Penanaman ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pasmar 2, dengan dukungan berbagai pihak terkait. Lebih lanjut, Khofifah menyoroti peran mangrove dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global. Ia menyebutkan bahwa mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida hingga lima kali lebih besar dibandingkan tanaman lainnya, sehingga berkontribusi signifikan dalam mengurangi dampak pemanasan global. Menurutnya, keberadaan mangrove yang terjaga juga memberikan manfaat langsung bagi nelayan. Ekosistem mangrove yang sehat mampu mendukung berkembangnya berbagai jenis ikan dan biota laut, sehingga nelayan tidak perlu melaut terlalu jauh untuk mendapatkan hasil tangkapan. Selain penanaman mangrove, kegiatan bersih-bersih pantai turut menjadi bagian dari peringatan HUT Pasmar 2. Khofifah menegaskan bahwa menjaga kebersihan pantai merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan. “Jaga alam, jaga lingkungan, maka alam akan menjaga kita,” pesannya. Di akhir sambutannya, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada Pasmar 2 yang dinilai tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga aktif dalam mendukung pelestarian lingkungan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Sedangkan Komandan Pasmar 2, Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebut kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan hari jadi, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, khususnya kawasan pesisir. Menurutnya, kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari perwakilan pemerintah daerah, instansi terkait, hingga pihak swasta yang turut memberikan dukungan, termasuk penyediaan bibit pohon mangrove. Kehadiran perwakilan Dinas Lingkungan Hidup serta stakeholder lainnya dinilai menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga kelestarian alam. Ia juga mengapresiasi pengelola kawasan wisata Kenjeran yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Kawasan ini dinilai sebagai salah satu ikon wisata di Kota Surabaya yang memiliki potensi besar dan perlu terus dijaga kebersihan serta kelestariannya. Dalam kesempatan itu, Oni Junianto menekankan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Ia mengaku memiliki kedekatan dengan aktivitas penghijauan sejak kecil, mulai dari menanam pohon hingga aktif dalam kegiatan pecinta alam. Pengalaman tersebut membentuk kepeduliannya terhadap pentingnya keberlanjutan lingkungan. “Melalui kegiatan ini, kita ingin memberikan contoh nyata bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal sederhana, seperti membersihkan pantai dan menanam mangrove,” ujarnya. Aksi bersih pantai dan penanaman mangrove ini, lanjutnya, menjadi simbol komitmen Pasmar 2 dalam menjaga ekosistem pesisir. Mangrove memiliki peran penting sebagai penyerap karbon dioksida, pelindung abrasi, serta habitat berbagai biota laut. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menebang mangrove secara sembarangan, mengingat dampaknya yang besar terhadap kerusakan lingkungan. Edukasi dan kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir. Kegiatan ini diharapkannya tidak hanya berdampak sesaat, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran bersama untuk mencintai lingkungan. Dengan demikian, keberadaan kawasan pesisir yang bersih dan hijau dapat terus terjaga untuk generasi mendatang, khususnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
