Pigora News Jatim

Kadis Koperasi Jatim Dampingi Menteri Koperasi Kukuhkan Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera di Pamekasan

Surabaya- Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur, Endy Alim Nusa, mendampingi Menteri Koperasi RI dalam agenda Pengukuhan Pengurus Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera yang digelar di Kabupaten Pamekasan, Madura pada Sabtu 21 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi menegaskan komitmennya mendorong penguatan koperasi sektor riil, khususnya di bidang pertembakauan. Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera diharapkan menjadi penggerak utama industri tembakau rakyat di Pulau Madura.

Endy Alim Nusa menjelaskan, kehadiran Menteri Koperasi di Pamekasan tidak hanya untuk mengukuhkan pengurus koperasi, tetapi juga membawa gagasan besar agar Madura memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau. Melalui skema tersebut, diharapkan ke depan terdapat pengaturan klaster industri, termasuk kebijakan cukai yang lebih proporsional sesuai skala industri.

“Harapannya, industri tembakau di Madura bisa berkembang. Selama ini Madura memang tidak mudah menarik investor besar, terutama karena kendala infrastruktur pendukung seperti listrik,” ujarnya Senin 23 Februari 2026.

Ia menyebut, meski investor besar berskala industri belum banyak masuk, sejumlah investor mulai tumbuh di wilayah yang dekat dengan akses Jembatan Suramadu. Namun demikian, penguatan ekonomi berbasis koperasi dinilai menjadi solusi yang lebih realistis dan berpihak kepada masyarakat.

Menurut Endy, model koperasi ini memungkinkan petani tembakau menjadi anggota sekaligus pemilik saham industri rokok yang dibangun. Dengan demikian, stabilitas harga tembakau dapat terjaga dan kesejahteraan petani meningkat.

“Yang diharapkan, petani tidak hanya menjual hasil panen, tetapi juga menjadi bagian dari industri itu sendiri. Sehingga manfaat ekonominya lebih besar dan berkelanjutan,” katanya.

Selain tembakau, Kementerian Koperasi juga mendorong pengembangan sektor garam yang akan dikolaborasikan melalui koperasi. Menteri Koperasi bahkan telah menginstruksikan agar kendala listrik untuk pembangunan pabrik dapat diatasi, salah satunya melalui pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (solar panel). Ia juga telah berkoordinasi dengan PLN untuk memberikan dukungan khusus agar tidak ada lagi hambatan listrik bagi koperasi yang sedang berkembang.

Sementara itu, dalam kesempatannya, Endy menyampaikan perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pamekasan menunjukkan tren positif. Dari laporan yang disampaikan, saat ini sudah terdapat sembilan gerai koperasi yang berdiri dan ditargetkan bertambah lima gerai lagi pada Maret mendatang, sehingga total menjadi 14 gerai yang beroperasi penuh.

Dengan pengukuhan Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera, Pemprov Jatim berharap tembakau menjadi salah satu sektor unggulan yang mampu mengangkat perekonomian masyarakat Madura dan melahirkan pengusaha-pengusaha besar dari daerah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *