Surabaya- Hendi Setiono, pengusaha muda sekaligus founder brand kuliner Babarafi, hadir sebagai salah satu narasumber dalam acara Red Talks: Suara Muda untuk Jatim Keren yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama Tribun Network pada Sabtu 23 November 2025 di Dyandra Surabaya.
Dalam paparannya, Hendi memperkenalkan dirinya sebagai pelaku usaha yang merintis bisnis dari skala UMKM. Ia menceritakan bagaimana Babarafi—yang dikenal dengan produk kebab—bermula dari satu gerai kecil di pinggir jalan di Surabaya hingga kini berkembang menjadi ribuan unit, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di mancanegara.
Hendi menilai Red Talks sebagai ruang diskusi yang sangat baik untuk memperkuat peran UMKM, khususnya bagi generasi muda. Ia mengusulkan agar program tersebut ke depan dapat lebih fokus pada pengembangan UMKM Gen Z yang ingin belajar membangun bisnis. Menurutnya, kolaborasi dapat diperluas tidak hanya dengan media, tetapi juga dengan berbagai marketplace besar untuk memberikan pelatihan online yang lebih luas dan terbuka untuk publik.
Dalam kesempatan itu, Hendi juga mwnyampaikan pentingnya inovasi program pendampingan UMKM yang bisa memberikan nilai tambah. Ia bahkan memberikan contoh konsep pelatihan dan dukungan unit usaha kecil—terinspirasi dari pengalaman beberapa partai politik pada Pemilu 2014—yang dapat dikembangkan dengan sentuhan warna merah sebagai identitas perjuangan.
Ia kemudian berbagi pengalaman terbarunya setelah memperoleh penghargaan Pertamina Award berkat kontribusi Babarafi yang memanfaatkan ratusan titik SPBU sebagai lokasi usaha. Menurutnya, konsep kolaborasi serupa dapat diterapkan untuk memperkuat ekosistem UMKM di Jawa Timur.
Melalui pandangannya, Hendi menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM bukan hanya soal akses permodalan, tetapi juga kreativitas program, identitas brand, dan kolaborasi yang tepat. Ia berharap Red Talks terus menjadi wadah yang mampu melahirkan terobosan baru bagi pelaku UMKM di era digital.
Sebelumnya DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama Tribun Network menggelar acara bertajuk Red Talks: Suara Muda untuk Jatim Keren pada Sabtu, 22 November 2025.
Acara ini, menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang seperti akademisi, profesional, content creator, hingga aktivis muda.
Narasumber acara tersebut antara lain sejumlah tokoh muda, akademisi, dan praktisi dari berbagai bidang.
Mereka adalah Sujiwo Tejo, Ir Hadi Prasetyo ME Digri Urb M, Yohan Wahyu, Prof. Dr. Dra Ignatia Martha Hendrati ME, Airlangga Pribadi Kusman PhD, Dr. Jokhanan Kristiyono, Natasha Keniraras, Yudhit Ciphardian, Hendi Setiono, Ahmad Lafiilan Romadhi, dan Irlan Ahmad Yasin.
Para narasumber yang tampil dalam Red Talks membahas beragam isu strategis terkait peran anak muda dalam pembangunan Jawa Timur. Mereka menyampaikan pandangan, pengalaman, dan ide-ide segar yang diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi serta partisipasi aktif generasi muda dalam memajukan daerah.
Diskusi dipandu oleh dua moderator, Febby Mahendra Putra dan Dr. Suko Widodo, yang mengarahkan jalannya perbincangan agar tetap dinamis dan relevan.
Melalui penyelenggaraan Red Talks, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dan Tribun Network menunjukkan komitmennya untuk membuka ruang dialog publik, terutama bagi generasi muda, sebagai upaya menciptakan Jawa Timur yang lebih kreatif, progresif, dan berdaya saing.



