SURABAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Rapat Koordinasi Satgas Percepatan Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Jawa Timur yang berlangsung pada 1–2 Desember 2025 di Surabaya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur M. Yasin dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan forum pertama setelah Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG/MPPG) terbentuk di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Ia melaporkan bahwa 38 kabupaten/kota telah memiliki Satgas MPPG, dengan susunan ketua yang bervariasi—mulai dari Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, hingga Kepala Dinas Pendidikan.
Yasin menegaskan bahwa Rakor ini menindaklanjuti arahan Wakil Gubernur Jawa Timur untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Menurutnya, forum ini penting untuk memastikan percepatan sekaligus menjamin keamanan pelaksanaan program makan bergizi gratis di seluruh wilayah Jawa Timur.
Dalam laporannya, Yasin mengungkapkan sejumlah capaian yakni Total SPPG di Jatim: 2.182 unit, terdiri dari 1.205 yang sudah operasional dan 977 masih dalam tahap persiapan.
“Dari target 3.454 SPPG, progres dinilai cukup signifikan. Penerima manfaat yang sudah terlayani mencapai 5.782.532 orang dari total sasaran 10.577.481 orang. Program ini juga telah membuka lapangan kerja baru, melibatkan 93.135 petugas di seluruh SPPG”. Lanjutnya.
Ia juga menyampaikan terbitnya regulasi terbaru, yaitu Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, yang memperjelas dan memperluas peran pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program MBG. Perpres tersebut menekankan tiga mandat utama bagi daerah, yakni Mempercepat pelaksanaan program, Menjamin keamanan pangan dalam seluruh tahapan serta Menjamin ketersediaan bahan baku agar tidak mengganggu stabilitas harga dan inflasi.
Yasin menambahkan bahwa Rakor yang berlangsung selama dua hari ini akan menjadi ruang bagi kabupaten/kota untuk menyampaikan praktik baik, perkembangan program, serta berbagai kendala lapangan. Dengan demikian, forum ini diharapkan mampu menghasilkan format koordinasi terbaik untuk memastikan program MBG di Jawa Timur berjalan cepat, aman, dan terjamin dari sisi pasokan bahan baku.
Di akhir sambutannya, Yasin berharap kepada Satgas MBG, agar Rakor perdana ini benar-benar memberikan pijakan yang kuat bagi langkah implementasi berikutnya.



