Surabaya,Peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk kembali mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas tinggi. Dalam acara yang diselenggarakan di Dyandra Convention Center Surabaya Kamis 27 Novembee 2025. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Timur, Isa Ansori, memberikan penegasan bahwa gerakan makan ikan harus terus diperkuat demi menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kesempatannya, Isa Ansori menjelaskan bahwa Harkannas yang diperingati setiap bulan November tahun ini mengangkat tema “Peningkatan Protein untuk Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut dipilih sebagai pengingat bahwa pemenuhan kebutuhan gizi melalui konsumsi ikan merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
“Harkannas ke-12 ini dihadiri oleh Ketua Forikan dari kabupaten/kota, yaitu para istri bupati dan wali kota, juga para pelaku usaha dan para kepala dinas dari kabupaten/kota di Jawa Timur. Intinya, bagaimana kita meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat sehingga ikan sebagai sumber protein dapat semakin digemari,” ujar Isa Ansori.
Ia menegaskan bahwa ikan memiliki kandungan protein tinggi, mudah diperoleh, dan sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, kampanye Gemarikan harus terus didorong, tak hanya melalui imbauan, tetapi juga melalui kegiatan konkret yang mampu menarik perhatian masyarakat.
Peringatan Harkannas tahun ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan pelaku usaha hingga masyarakat umum. Salah satunya adalah pameran produk perikanan yang menghadirkan 17 UMKM dari berbagai daerah di Jawa Timur. Produk-produk tersebut menunjukkan keragaman olahan ikan yang dapat menjadi pilihan konsumsi sehari-hari masyarakat.
Selain itu, DKP Jatim juga memberikan penghargaan kepada kabupaten/kota dengan tingkat konsumsi ikan tertinggi, sebagai bentuk apresiasi terhadap daerah yang berhasil mendorong perilaku makan ikan di masyarakat. Kegiatan lainnya adalah seminar edukatif yang menghadirkan para ahli untuk memberikan wawasan tentang pentingnya protein ikan bagi kesehatan dan ketahanan pangan.
Salah satu momen paling menarik dalam acara tersebut adalah kegiatan “Seafood for All”—sebuah aksi makan ikan bersama sebanyak 100 kilogram. Aksi ini menjadi simbol ajakan masif kepada masyarakat untuk membiasakan diri mengonsumsi ikan sebagai makanan bergizi tinggi.
Isa Ansori berharap rangkaian kegiatan Harkannas ini dapat mendorong kesadaran masyarakat bahwa ikan bukan hanya lezat dan mudah diolah, tetapi juga sangat penting bagi kualitas generasi masa depan. “Harapan kita ke depan, masyarakat semakin gemar makan ikan. Karena ikan proteinnya tinggi, ini sangat penting untuk meningkatkan kecerdasan dan kesehatan anak-anak kita, sehingga mampu mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat, DKP Jatim berkomitmen terus memperkuat program-program yang mendukung peningkatan konsumsi ikan di daerah. Peringatan Harkannas pun menurut Isa Ansori diharapkan menjadi penggerak nyata untuk memperbaiki pola makan dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat Jawa Timur.



