Skip to main content

Pigora News Jatim

Gubernur Khofifah Lepas 1.537 Kontingen Jawa Timur ke Jambore Nasional XII, Tekankan Semangat Persatuan dan Nasionalisme


Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi melepas Kontingen Gerakan Pramuka Jawa Timur yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, pada 13–20 Agustus 2026. Sebanyak 1.537 peserta dari Jawa Timur akan ambil bagian dalam perhelatan kepramukaan terbesar di Indonesia tersebut.


Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen Jawa Timur pada Jambore Nasional kali ini memiliki makna yang sangat penting karena berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Menurutnya, semangat heroisme, nasionalisme, persatuan, dan kesatuan harus menjadi nilai utama yang dibawa seluruh peserta selama mengikuti kegiatan di Cibubur. Ia mengingatkan bahwa Jambore Nasional bukan sekadar ajang pertemuan Pramuka dari berbagai daerah, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan.


“Karena kegiatan ini dimulai tanggal 13 dan berakhir tanggal 20 Agustus, di tengah-tengahnya ada peringatan 17 Agustus. Semangat heroisme, semangat nasionalisme, semangat persatuan dan kesatuan saya mohon dipegang kuat oleh seluruh Kontingen Jawa Timur pada Jambore Nasional ke-12 yang akan datang,” ujar Khofifah.


Khofifah menekankan bahwa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan tanggung jawab seluruh anak bangsa tanpa memandang profesi, latar belakang, maupun daerah asal. Karena itu, para Pramuka diharapkan mampu menjadi teladan dalam membangun persaudaraan, gotong royong, dan kebersamaan.


“Bangun persaudaraan untuk membangun NKRI. Bangun persatuan untuk menguatkan NKRI. Bangun kegotongroyongan untuk menjaga NKRI,” tegasnya.


Ia menambahkan, Jambore Nasional merupakan momentum yang sangat strategis bagi para anggota Pramuka untuk memperluas jaringan persaudaraan dengan peserta dari seluruh Indonesia. Melalui interaksi tersebut, para peserta diharapkan semakin memahami keberagaman Indonesia sekaligus memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika.


Khofifah juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, stamina, serta kekompakan selama mengikuti kegiatan yang berlangsung selama delapan hari tersebut. Menurutnya, menjaga kondisi fisik dan kebersamaan menjadi modal penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti dengan baik.


“Jaga kesehatan, jaga stamina, dan tentu pesan saya jaga kekompakan untuk membawa Jawa Timur, Bumi Majapahit yang menyemai persaudaraan, menyemai Bhinneka Tunggal Ika, dan menjadi referensi bangsa dan negara hari ini,” katanya.


Lebih lanjut, Khofifah menyebut Jawa Timur memiliki warisan sejarah besar sebagai Bumi Majapahit yang melahirkan semangat persatuan Nusantara. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan mampu menunjukkan nilai-nilai kebhinekaan dan toleransi yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.


Ia menitipkan seluruh kontingen kepada pimpinan kontingen daerah dan jajaran Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur untuk menjaga nama baik daerah selama berada di arena Jambore Nasional.


“Jawa Timur adalah bagian dari referensi Bumi Majapahit yang menyemai kebhinekaan dalam nafas keindonesiaan untuk menguatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.


Di akhir sambutannya, Khofifah secara resmi melepas Kontingen Jawa Timur menuju Jambore Nasional XII dengan mengucapkan basmalah bersama seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir.


“Dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim, Kontingen Jawa Timur untuk Jambore Nasional ke-12 saya nyatakan resmi dilepas. Mudah-mudahan sehat, kuat, dan Jawa Timur menjadi referensi bagi Pramuka seluruh Indonesia,” ucapnya.


Suasana pelepasan berlangsung penuh semangat ketika Khofifah menutup sambutannya dengan pantun dan pekikan “Merdeka” yang disambut antusias oleh para peserta. Ia berharap seluruh anggota kontingen mampu menjaga karakter, integritas, serta mengukir prestasi selama mengikuti Jambore Nasional.


Dengan semangat kebangsaan yang kuat, Kontingen Jawa Timur diharapkan tidak hanya membawa nama baik daerah, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun persatuan, persaudaraan, dan pengabdian bagi bangsa dan negara melalui Gerakan Pramuka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *