Skip to main content

Pigora News Jatim

Keteladanan Tauhid Nabi Ibrahim dan Ismail Menggema dalam Shalat Iduladha PCM Genteng


Surabaya — Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Shalat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar Persyarikatan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng di Masjid Bahagia, Jalan Makam Peneleh, Rabu pagi. Ribuan jamaah dari kawasan Peneleh memadati area masjid hingga meluber ke sekitar jalan dan batas Makam Belanda untuk menunaikan ibadah salat Ied.


Dalam khutbahnya, Ustadz Suyipto Hamzah M.H., M.Pd mengangkat tema Keteladanan Tauhid Nabi Ibrahim dan Ismail, mengajak umat Islam meneladani nilai keimanan, keteguhan, serta kepedulian Nabi Ibrahim AS dalam kehidupan modern saat ini.


Mengawali ceramahnya, Ustadz Suyipto menegaskan bahwa Nabi Ibrahim merupakan sosok penting yang meletakkan fondasi ketauhidan bagi agama-agama besar di dunia. Menurutnya, pengaruh Nabi Ibrahim sangat kuat dan terus hidup dalam perjalanan peradaban manusia hingga sekarang.


“Tak dapat dipungkiri, Nabi Ibrahim adalah peletak pondasi ketauhidan. Pengaruh beliau begitu besar dalam kitab-kitab suci agama besar di dunia,” ujarnya di hadapan jamaah.


Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan semangat keteladanan Nabi Ismail di tengah era modern yang sarat dengan godaan duniawi.
“Ismail-Ismail baru harus lahir di era modern ini. Tidak silau dengan gemerlap dunia, tidak terpikat oleh harta, pangkat, jabatan maupun kekuasaan. Hanya tunduk dan taat kepada satu Tuhan, yakni Allah SWT,” tutur Ustadz Suyipto.


Di lingkungan Muhammadiyah, Ustadz Suyipto dikenal sebagai mubalig yang serba bisa. Selain aktif berdakwah dan berpidato, ia juga dikenal sebagai praktisi bekam serta pengacara yang kerap mendampingi masyarakat dalam berbagai persoalan hukum.


Dalam khutbahnya, Ustadz Suyipto memaparkan tiga teladan utama Nabi Ibrahim yang menurutnya relevan untuk dijadikan pegangan umat Islam saat ini.


Pertama adalah kekuatan doa dan keteladanan orang tua. Ia mengutip doa Nabi Ibrahim “Rabbi habli minas shalihin” sebagai bukti pentingnya memohon keturunan yang saleh. Selain itu, ia mengingatkan pesan agar setiap anak berbakti kepada orang tua, karena keteladanan akan diwariskan dalam kehidupan keluarga.


“Tiga hal yang membuat Nabi Ibrahim memiliki keturunan orang-orang besar dan harum namanya sepanjang sejarah adalah doa, keteladanan orang tua, dan pendidikan yang baik,” katanya.


Ia menyebut keturunan Nabi Ibrahim seperti Nabi Ismail, Ishaq, Yaqub, Yusuf, Daud, Sulaiman, Isa hingga Nabi Muhammad SAW sebagai sosok-sosok besar yang membawa pengaruh besar dalam perjalanan peradaban dunia.


Kedua, Ustadz Suyipto menyoroti kepedulian Nabi Ibrahim terhadap kesejahteraan keluarga dan pendidikan anak-anaknya. Nabi Ibrahim, menurutnya, memberikan perhatian besar terhadap pendidikan tauhid dan adab kepada Ismail maupun Ishaq, sehingga keduanya tumbuh menjadi pribadi mulia dan mendapat kemuliaan dari Allah SWT.


Ketiga adalah tanggung jawab dalam memberikan nafkah yang halal bagi keluarga. Ustadz Suyipto mencontohkan bagaimana Nabi Ibrahim tetap memperhatikan kesejahteraan istri pertamanya, Siti Hajar bersama Nabi Ismail, maupun istri keduanya Sarah bersama Nabi Ishaq.
Menurutnya, keberhasilan Nabi Ibrahim membangun keluarga yang kuat dalam iman dan kehidupan menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam di masa kini.


“Kesuksesan dunia dan akhirat yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS perlu diteladani umat Islam di tengah kehidupan modern yang penuh ketidakpastian ini,” ujarnya menutup khutbah.


Ceramah kemudian ditutup dengan doa bersama. Ustadz Suyipto memanjatkan doa bagi seluruh jamaah yang hadir di Masjid Bahagia, warga Peneleh, serta para pemimpin bangsa agar senantiasa diberikan keselamatan, kebahagiaan, dan keberkahan.


Pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Bahagia pagi itu berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Kebersamaan warga Muhammadiyah dan masyarakat Peneleh menjadi cermin semangat Iduladha yang sarat makna pengorbanan, keikhlasan, dan penguatan tauhid dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *