PACITAN – Pemprov Jatim menyalurkan bantuan senilai total Rp383 miliar untuk penanganan kekeringan sekaligus peresmian program pipanisasi desa sebagai solusi jangka panjang krisis air bersih. di Kabupaten Pacitan, Rabu (22/10/2026). Bantuan tersebut diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang di dampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Provinsi Jawa Timur adalah Arif Endro Utomo.
Bantuan senilai Rp383 miliar tersebut dialokasikan untuk lintas sektor, meliputi bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat desa, infrastruktur sumber daya air, serta dukungan bagi pelaku UMKM dan pilar sosial.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan penanganan kekeringan tidak hanya mengandalkan dropping air bersih, tetapi harus disertai pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
“Kekeringan di Pacitan adalah persoalan tahunan. Karena itu kita tidak hanya hadir dengan bantuan darurat air, tetapi kita bangun pipanisasi dari sumber mata air menuju permukiman warga agar manfaatnya jangka panjang,” ujar Khofifah.
Khofifah menjelaskan, jaringan pipanisasi yang diresmikan memanfaatkan sumber air yang ada di wilayah setempat dan dialirkan menuju desa-desa yang selama musim kemarau mengalami kesulitan akses air bersih. Pola serupa sebelumnya telah diterapkan di Singosari Kabupaten Malang dengan panjang jaringan mencapai 17 kilometer dan di kawasan sekitar Gunung Bromo.
Selain meresmikan pipanisasi, Gubernur Khofifah juga menyalurkan berbagai bantuan sosial melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Baznas Jatim. Bantuan mencakup PKH Plus, Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), bantuan kemiskinan ekstrem, BUMDes, Desa Berdaya, dan zakat produktif bagi pelaku usaha ultra mikro.
“Program ini baik bansos maupun pemberdayaan ekonomi tolong digunakan sebaik mungkin. Kami ingin bantuan ini benar-benar meringankan beban warga dan memperkuat kemandirian ekonomi,” tambahnya.
Pemkab Pacitan menyambut baik langkah Pemprov Jatim tersebut. Bupati Pacitan menilai program pipanisasi menjadi solusi paling dibutuhkan warga di wilayah pegunungan yang sulit mendapatkan air saat kemarau.
Dengan diresmikannya pipanisasi dan disalurkannya bantuan Rp383 miliar, Pemprov Jatim berharap ketahanan air bersih di Pacitan semakin kuat serta kesejahteraan masyarakat meningkat menjelang peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.


