SURABAYA – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Rahmat Hakim, S.I.K., M.H., menekankan pentingnya keselamatan berkendara saat menghadiri peluncuran aplikasi transportasi digital GoJo Jawa Timur, Minggu (2/8/2026).

Dalam sambutannya yang mewakili Kapolda Jawa Timur, Rahmat Hakim menyampaikan ucapan selamat atas peluncuran GoJo sekaligus mengingatkan para pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan di jalan raya. Menurutnya, angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi persoalan serius yang harus menjadi perhatian bersama.

Ia mengungkapkan bahwa jalan raya masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Karena itu, para pengemudi transportasi online maupun masyarakat pengguna jalan diminta untuk tidak lengah saat berkendara.
“Jalan raya adalah pembunuh tertinggi. Karena itu saya mengingatkan kepada seluruh pengemudi untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berada di jalan,” ujar Rahmat Hakim.
Dirlantas juga membagikan pengalaman pribadinya saat masih muda yang gemar berkendara tanpa memikirkan risiko keselamatan. Namun setelah bertugas di bidang lalu lintas dan mempelajari berbagai data kecelakaan, ia menyadari besarnya dampak yang ditimbulkan oleh kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, dampak kecelakaan tidak hanya mengancam nyawa korban, tetapi juga dapat menimbulkan persoalan sosial dan ekonomi bagi keluarga yang ditinggalkan. Seorang pengemudi yang menjadi tulang punggung keluarga memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Ketika seorang pencari nafkah mengalami kecelakaan, dampaknya tidak hanya pada dirinya sendiri. Keluarga juga ikut merasakan akibatnya, bahkan bisa mengalami kesulitan ekonomi,” katanya.
Rahmat Hakim menuturkan bahwa kecelakaan yang menyebabkan luka berat sering kali menimbulkan beban biaya pengobatan yang tidak sedikit. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kesejahteraan keluarga dalam jangka panjang.
Ia juga menceritakan pengalaman pribadinya saat pernah mengalami kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan cedera cukup serius. Beruntung, dirinya dapat pulih sehingga tetap dapat melanjutkan pendidikan dan karier di Kepolisian.
Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga yang terus ia sampaikan kepada masyarakat, khususnya para pengemudi transportasi online yang setiap hari menghabiskan banyak waktu di jalan raya.
“Kami tidak bermaksud menakut-nakuti, tetapi mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam mencari rezeki. Jangan sampai karena kelalaian, masa depan diri sendiri dan keluarga menjadi taruhannya,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Rahmat Hakim juga berharap kehadiran GoJo Jawa Timur dapat menjadi alternatif layanan transportasi digital yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi.
“Selamat atas peluncuran GoJo Jawa Timur. Semoga dapat menjadi pilihan masyarakat Jawa Timur dan memberikan manfaat, baik dari sisi pelayanan, ketertiban, maupun kesejahteraan para pengemudinya,” pungkasnya.
Peluncuran GoJo Jawa Timur diharapkan mampu memperkuat ekosistem transportasi digital yang aman, tertib, dan berorientasi pada keselamatan, sejalan dengan upaya pemerintah dan kepolisian dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Jawa Timur.


