NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau yang akrab disapa Kanang, menggelar kegiatan reses di Kabupaten Ngawi dengan menyerap berbagai aspirasi masyarakat sekaligus memberikan perhatian khusus terhadap isu pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda. Kegiatan yang berlangsung di SDN Margomulyo 2 tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026 dan dihadiri oleh para siswa, guru, orang tua murid, tokoh masyarakat, serta sejumlah unsur pemerintahan setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Kanang menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah melalui pendidikan yang berkualitas dan pembentukan karakter yang kuat sejak usia dini. Menurutnya, kemajuan suatu daerah maupun negara tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.
“Anak-anak adalah aset bangsa yang harus dipersiapkan sebaik mungkin. Pendidikan menjadi pintu untuk meraih masa depan yang lebih baik, namun pendidikan harus dibarengi dengan pembentukan karakter agar lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan.
Kanang menjelaskan bahwa perkembangan zaman yang semakin cepat menghadirkan tantangan baru bagi anak-anak. Kemajuan teknologi digital membawa banyak manfaat, namun juga memunculkan berbagai risiko apabila tidak disertai pendampingan yang memadai dari orang tua maupun lingkungan sekitar. Karena itu, peran keluarga dinilai sangat penting dalam membentuk pola pikir, perilaku, dan kebiasaan positif anak sejak dini.
Mantan Bupati Ngawi dua periode tersebut mengajak para orang tua untuk tidak hanya fokus pada capaian akademik anak, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pendidikan moral dan etika. Menurutnya, karakter yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masa mendatang.
Pada dialog yang berlangsung interaktif, Kanang juga mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat terkait dunia pendidikan. Sejumlah orang tua menyampaikan harapan agar akses pendidikan semakin merata dan berkualitas, terutama bagi anak-anak di wilayah pedesaan. Selain itu, perhatian terhadap fasilitas pendidikan, peningkatan kompetensi guru, serta dukungan terhadap kegiatan pengembangan bakat dan minat siswa turut menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Kanang menyatakan bahwa aspirasi yang dihimpun selama masa reses akan menjadi bahan masukan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat di tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa sektor pendidikan harus menjadi prioritas karena berhubungan langsung dengan pembangunan manusia dan peningkatan daya saing bangsa.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, keluarga, dan masyarakat agar anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang mendukung perkembangan mereka secara optimal.
“Sekolah memiliki peran penting dalam transfer ilmu pengetahuan, tetapi keluarga tetap menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar tentang nilai, tanggung jawab, dan kedisiplinan. Karena itu, sinergi semua pihak harus terus diperkuat,” katanya.
Selain memberikan motivasi kepada para siswa, Kanang juga berbagi pengalaman hidup dan perjalanan pendidikannya sebagai bentuk inspirasi bagi generasi muda. Ia mendorong para pelajar untuk terus belajar, memiliki cita-cita yang tinggi, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai keterbatasan.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para siswa tampak aktif mengikuti sesi dialog dan menyampaikan berbagai pertanyaan. Kehadiran Kanang dalam momentum Hari Anak Nasional juga dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya pemenuhan hak-hak anak, termasuk hak memperoleh pendidikan, perlindungan, dan kesempatan untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.
Melalui kegiatan reses tersebut, Kanang berharap semakin banyak pihak yang memberikan perhatian terhadap pembangunan karakter anak sebagai bagian penting dari upaya menciptakan generasi unggul Indonesia. Ia meyakini bahwa anak-anak yang mendapatkan pendidikan yang baik dan tumbuh dengan karakter yang kuat akan menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa kemajuan bagi daerah maupun bangsa.
Reses yang digelar di Ngawi tersebut menjadi salah satu sarana bagi Kanang untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memastikan berbagai kebutuhan dan aspirasi warga dapat tersampaikan secara langsung. Di tengah berbagai tantangan pembangunan saat ini, pendidikan dan pembentukan karakter dinilai tetap menjadi fondasi utama dalam mewujudkan generasi yang berdaya saing, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan.


